Setubuhi Anak, Jamaluddin Dituntut 9 Tahun Penjara | Pasific Pos.com

| 17 January, 2020 |

Setubuhi Anak, Jamaluddin Dituntut 9 Tahun Penjara

Papua Barat Penulis  Sabtu, 07 Desember 2019 00:10 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Manokwari, TP – Jamaluddin (22 tahun) dituntut jaksa penuntut umum (JPU) Kejari Manokwari, A. St.Cherdjariah dan Umiyati M. Saleh, SH dengan pidana penjara 9 tahun dikurangi masa penahanan dan denda Rp. 1 miliar subsider 3 bulan kurungan.

Tuntutan itu dibacakan JPU di hadapan majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Manokwari yang dipimpin Faisal M. Kossah, SH, MH, Kamis (5/12).

Umiyati Saleh menjelaskan, berdasarkan fakta-fakta yang terungkap di persidangan dikaitkan keterangan saksi, maka terdakwa telah terbukti melakukan tindak pidana persetubuhan anak di bawah umur di daerah Kelurahan Wosi, Manokwari, Minggu (4/4/2019) sekitar pukul 13.00 WIT.

Kronologisnya, saksi korban, ZZ yang masih berusia 14 tahun baru selesai mandi dan memakai pakaian. Dia pun mendengar pintu diketuk sambil memanggil namanya, sehingga korban membukakan pintu.

Setelah membukakan pintu, tiba-tiba Jamaluddin mendorong pintu kamar kos dari luar, lalu masuk ke kamar dan meminta korban menggosok punggungnya dengan minyak kayu putih.

Kala itu, korban tidak merasa curiga, sehingga mengambil minyak kayu putih dan menggosok punggungnya, dimana terdakwa dengan posisi telungkup dan korban duduk di sebelahnya.

Selanjutnya, terdakwa membalikkan badan sambil berkata ‘bisa kah’. Meski korban sempat menolak, tapi terdakwa dengan kasar langsung membaringkan korban di kasur, dan singkatnya, korban tidak berdaya, lalu disetubuhi.

Dikatakan JPU, berdasarkan hasil visum et repertum Nomor: 353/68/2019 tertanggal 22 Agustus 2019 yang dikeluarkan RSUD Manokwari, disimpulkan korban mengalami robek di selaput darah.

Akibat perbuatan terdakwa, korban mengalami ketakutan yang mendalam, sedih, dan malu yang bisa mengganggu tumbuh kembangnya sebagai anak.

Untuk itulah, JPU berkesimpulan terdakawa sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana persetubuhan terhadap anak di bawah umur sebagaimana Pasal 81 Ayat 1 UU No. 17 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas UU No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. [BOM-R1]

Dibaca 116 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.