DPR-PB akan Kebut Lengkapi AKD Sebelum Pembahasan APBD 2020 | Pasific Pos.com

| 28 January, 2020 |

DPR-PB akan Kebut Lengkapi AKD Sebelum Pembahasan APBD 2020

Papua Barat Penulis  Sabtu, 07 Desember 2019 00:08 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Manokwari, TP – Sejumlah genda mendesak sudah menunggu para pimpinan dan anggota DPR Papua Barat untuk diselesaikan pasca-pelantikan pimpinan defenitif.

Ketua DPR Papua Barat, Orgenes Wonggor mengaku, ada sejumlah agenda dewan yang mendesak untuk segera diselesaikan sebelum akhir tahun 2019.

Wonggor menyebutkan, selain pembahasan Kebijakan Umum Anggaran Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA PAS) APBD 2020, agenda yang harus segera dilengkapi adalah melengkapi alat kelengkapan dewan (AKD), seperti komisi, badan musyawarah (Bamus) dan lainnya.

Wonggor bahkan menekankan, untuk AKD seperti komisi, sifatnya sangat mendesak dan sudah harus ada sebelum pembahasan KUA PPAS sampai dengan penetapan APBD 2020.

“AKD memang merupakan hal yang sangat mendesak untuk harus segera kita lengkapi sebelum pembahasan APBD 2020,” kata Wonggor kepada para wartawan setelah pengambilan sumpah dan janji jabatan sebagai ketua defenitif di salah satu hotel, Kamis (5/12).

Lanjut Wonggor, untuk melengkapi AKD tersebut, dirinya akan mengumpulkan pimpinan DPR yang lain beserta para anggota untuk membahas hal dimaksud.

“Mulai dari hari ini kita dari unsur pimpinan dan Pansus harus segera duduk untuk bicarakan melengkapi AKD ini,” jelas Wonggor.

Lebih lanjut dikatakan Wonggor, untuk melengkapi AKD seperti komisi, DPR-PB sudah ada gambarannya dari fraksi-fraksi yang sudah terbentuk, sehingga diharapkan dapat selesaikan sesuai waktu yang sudah direncanakan.

“Untuk AKD sudah ada gambarannya dari masing-masing fraksi, tinggal kita unsur pimpinan duduk untuk bicarakan agenda itu,” tandas Wonggor.

Wonggor menambahkan, sejumlah agenda kedewanan sudah diselesaikan semasa masih dipimpin pimpinan sementara dan tinggal menunggu ditetapkan, seperti tata tertib (Tatib) dan kode etik DPR-PB yang akan berlaku selama lima tahun kedepan. [SDR-R1]

Dibaca 117 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.