34 Anggota TPNPB Ditangkap, 20 Orang Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Makar | Pasific Pos.com

| 7 December, 2019 |

Kapolres Jayapura AKBP Victor Dean Mackbon, SH., S.IK., MH., M.Si didampingi Kasat Reskrim AKP Henrikus Yossi Hendrata, SH., SIK., dan Kasubbag Humas AKP Katharina H.L Aya sedang menunjukan barang bukti saat press conference tentang penangkapan 34 simpatisan papua merdeka, di ruang Cycloop Polres Jayapura, Senin, (2/12) pagi. Kapolres Jayapura AKBP Victor Dean Mackbon, SH., S.IK., MH., M.Si didampingi Kasat Reskrim AKP Henrikus Yossi Hendrata, SH., SIK., dan Kasubbag Humas AKP Katharina H.L Aya sedang menunjukan barang bukti saat press conference tentang penangkapan 34 simpatisan papua merdeka, di ruang Cycloop Polres Jayapura, Senin, (2/12) pagi.

34 Anggota TPNPB Ditangkap, 20 Orang Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Makar

Headline Penulis  Selasa, 03 Desember 2019 01:40 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

SENTANI- Dari 34 anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) yqng ditangkap anggota Polres Jayapura, 20 orang ditetapkan sebagai tersangka Kasus Makar.

Hal ini disampaikan Kapolres Jayapura AKBP Victor Dean Mackbon, SH., S.IK., MH., M.Si didampingi Kasat Reskrim AKP Henrikus Yossi Hendrata, SH., SIK., dan Kasubbag Humas AKP Katharina H.L Aya saat press conference tentang penangkapan 34 simpatisan papua merdeka, di ruang Cycloop Polres Jayapura, Senin, (2/12) pagi.

34 simpatisan papua merdeka yang tergabung dalam TPNPB wilayah Distrik Demta dan Kabupaten Sarmi ditangkap anggota gabungan Polres Jayapura pada Sabtu 30 November 2019 malam, tepatnya dipertigaan lampu merah bandara Sentani dengan menggunakan 1 unit truck saat hendak menuju ke lapangan Trikora Abepura untuk melaksanakan upacara 1 Desember 2019.

"Ke 34 aktifis tersebut kami tangkap saat hendak menuju lapangan Trikora Abepura untuk melaksanakan upacara peringatan 1 Desember 2019. dari ke 34 orang tersebut, 20 orang sudah kami tetapkan tersangka kasus makar, saat ditangkap kami berhasil mengamankan barang bukti berupa beberapa stel pakaian loreng dengan lambang bendera bintang kejora, berbagai macam senjata tajam dan kartu anggota TPNPB (tentara pembebasan nasional papua barat) serta dokumen terkait west papua" ungkap AKBP Vicktor.

Dikatakan, 6 orang berinisial KA, WW, AI, AS, SS, PM dikenakan undang-undang darurat terkait kepemilikan senjata tajam dan juga melakukan kegiatan makar pasal 106 dan pasal 2 ayat (1) KUHP.

"Kemudian ada 13 orang berinisial SK, MI, MS, LI, SJ, RT, CHB, YW, YT, IB, YB, NM, MY, kita persangkakan masukan dalam kasus makar pasal 106 KUHP dan 1 orang tersangka berinisial LK kita persangkakan terkait makar serta penghasutan pasal 106 dan pasal 160 KUHP,"katanya.
"Semuanya dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara,"jelas Vicktor menambahkan.

Sedangkan untuk 14 orang lainnya saat di periksa, lanjut Vicktor, tidak memenuhi unsur pidana.

"Sehingga kami bebaskan. ke 34 simpatisan ini mengaku diperintah untuk melaksanakan kegiatan di lapangan trikora Abepura pada tanggal 1 Desember dimana kami masih mendalami siapa yang menyuruh mereka,"katanya.

"Tentunya kami bersyukur dapat menggagalkan hal ini sebab jika tidak, maka masyarakat kita jadi korban. Untuk itu, saya mengucapkan terima kasih atas peran serta masyarakat memberikan informasi kepada kami TNI Polri serta pemerintah daerah sehingga hal - hal yang tidak diinginkan tidak terjadi,"ucapnya.

Dibaca 35 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.