BPJS Kesehatan dan Pemkab Pegubin Samakan Persepsi Jamin Keberlangsungan JKN - KIS | Pasific Pos.com

| 9 December, 2019 |

Pertemuan antara BPJS Kesehatan dan Pemkab Pegubin bahas keberlangsungan JKN - KIS. Pertemuan antara BPJS Kesehatan dan Pemkab Pegubin bahas keberlangsungan JKN - KIS.

BPJS Kesehatan dan Pemkab Pegubin Samakan Persepsi Jamin Keberlangsungan JKN - KIS

Pendidikan & Kesehatan Penulis  Sabtu, 30 November 2019 02:29 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Pegubin - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan terus berupaya dan menjalin hubungan yang baik dengan pemangku kepentingan utama disetiap wilayah guna terus meningkatkan mutu pelayanan bagi masyarakat khususnya di Kabupaten Pegunungan Bintang (Pegubin) melalui Forum Kemitraan dan  Komunikasi untuk menyamakan persepsi guna keberlangsungan program Jaminan Kesehatan Nasional - Kartu Indonesia Sehat (JKN - KIS).

Pertemuan tersebut dilaksanakan di ruang rapat Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Pegubin, Selasa (26/11/2019) dibuka oleh Asisten II Setda Kabupaten Pegubin. kabupaten Pegubin termasuk wilayah kerja BPJS Kesehatan Cabang Jayapura.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Jayapura, Djamal Adriansyah menyampaikan materi terkait validasi data dengan Dinas Sosial dan BPKAD tentang data peserta dan besaran iuran Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) yang masih kurang.

"Terkait dana yang akan disiapkan untuk anggaran tahun 2020, apabila memerlukan sosialisasi maka pihak BPJS Kesehatan dalam hal ini diwakili oleh Kepala BPJS Kesehatan Kantor Kabupaten Pegunungan Bintang akan segera melakukannya. BPJS Kesehatan dan Dinas Sosial akan bersinergi terkait hal ini," kata Djamal.

"Dipastikan juga untuk pihak RSUD Oksibil diharapkan segera menyediakan jaringan komunikasi data. Klaim RSUD Oksibil yang terkendala oleh WiFi ini sebaiknya segera dilakukan upaya penanganan karena ada klaimnya, namun tidak ada tagihan klaimnya,, mungkin bisa dilakukan prosesnya di satuan kerja yang ada jaringan wifi nya karena untuk melakukan hal ini dibutuhkan proses yang cepat yang penting berkasnya lengkap," lanjut Djamal.

Pihaknya berharap melalui pertemuan tersebut akan mempermudah koordinasi antar Instansi terkait dalam menyelesaikan kendala-kendala operasional dilapangan. Meningkatkan efektivitas pengelolaan fasilitas kesehatan dan bersama-sama  harapkan terwujudnya partisipasi Pemerintah Daerah dalam mendukung sosialisasi dan fasilitas pendaftaran peserta Program JKN-KIS demi tercapainya Universal Health Coverage (UHC).

Djamal juga mengingatkan agar dokumen-dokumen terkait dengan SIP, SIO, dan lainnya yang berhubungan dengan tenaga kesehatan yang masih perlu dilengkapi dan diperbaharui, segera dilaporkan ke Dinas Kesehatan agar segera dapat ditindaklanjuti.

Asisten II Setda Kabupaten Pegubin, Budi Wardaya menyampaikan, dengan diadakannya kegiatan tersebut, pihaknya mengajak peserta forum membahas apa yang perlu ditindaklanjuti untuk menjadi perhatian bersama guna memiliki pemahaman yang sama dalam mengidentifikasi permasalahan yang terjadi dan bersama-sama menawarkan solusi terbaik sebagai peran serta masing-masing pihak.

"Selain itu sebagai bentuk dukungan dalam peningkatan cakupan kepesertaan, memberikan pemahaman peserta melalui sosialisasi maupun langkah-langkah inovasi guna terus meningkatan kualitas mutu pelayanan program JKN-KIS,” ujar Budi.

Sementara itu, Kepala DPMPK Kabupaten Pegubin, Aquino mengatakan bahwa Pelayanan BPJS Kesehatan yang ada di Oksibil ini sudah baik tetapi memang untuk pelayanan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama  (FKTP) dan  Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) sangat memerlukan dukungan dari dinas terkait.

“BPJS Kesehatan dalam hal ini sudah cukup bagus hadir di Kabupaten Pegubin karena sudah turut membantu dalam hal meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat yang ada. Pemerintah Kabupaten Pegunungan Bintang seharusnya mendukung program ini,” ucapnya. (Zulkifli)

Dibaca 43 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX