Lima Bupati Nyatakan Sikap Untuk Pembentukan Provinsi Papua Selatan | Pasific Pos.com

| 28 January, 2020 |

Kelima bupati berfoto bersama usai deklarasi (foto:iis) Kelima bupati berfoto bersama usai deklarasi (foto:iis)

Lima Bupati Nyatakan Sikap Untuk Pembentukan Provinsi Papua Selatan

Papua Selatan Penulis  Rabu, 27 November 2019 23:53 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

MERAUKE,ARAFURA,-Lima bupati dari lima kabupaten, yakni Merauke, Mappi, Asmat, Boven Digoel dan Pegunungan Bintang, kemarin secara resmi mendeklarasikan dukungan terhadap pembentukan Provinsi Papua Selatan (PPS). Pernyataan sikap tersebut berlangsung di auditorium Kantor Bupati Merauke dan dihadiri oleh sejumlah undangan penting, unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh adat dan jajaran di lingkup Pemda masing-masing.


Dalam sambutannya, Bupati Merauke Frederikus Gebze mengemukakan bahwa 17 tahun perjuangan dalam rangka mewujudkan PPS tidak terlepas dari perjuangan sosok seorang bapak dan orang tua dari negeri selatan yang bernama Johanes Gluba Gebze. “Berkat hikmat dan ma’rifat Tuhan juga, maka dapat mengumpulkan kita dalam satu wadah untuk menggaungkan suara anak Papua di selatan negeri ini, yang menjaga tapal batas perbatasan sebagai etalase bangsa dan negara republik ini,”jelasnya. Lebih lanjut ia mengungkapkan, setelah 17 tahun sejarah itu berlalu dan berlangsung, sedikit demi sedikit, setapak demi setapak, langkah itu semakin kentara.

Hari ini sejarah membuktikan bahwa lima putra terbaik di selatan tanah Papua dan seluruh putra putri terbaik di selatan hadir bersama dalam sebuah wadah asosiasi bupati di selatan Papua guna duduk bersama untuk membahas tentang pembangunan tanah di selatan Papua yang ada di ujung timur Indonesia bisa menjadi pemancar yang menyinari Indonesia hingga ke Serambi Mekkah Aceh.

Sementara itu Bupati Asmat, Elisa Kambu menyampaikan bahwa seluruh masyarakat Asmat hingga saat ini masih mengharapkan terwujudnya sebuah provinsi dan pihaknya selaku bupati hanya menindak lanjuti asprasi dari masyarakat tersebut. “Jadi kami datang untuk meneruskan aspirasi masyarakat dan kebetulan saat ini ada peluang baik maka harus kita manfaatkan,”ujarnya.

Hal senada juga disampaikan Bupati Mappi, Kristosimus Yohanes Agawemu bahwa pernyataan sikap yang dilakukan kali ini menjadi momen bersejarah dimana semangat persaudaraan disatukan untuk membawa seluruh masyarakat Papua Selatan menuju PPS. Pertemuan ini guna mematangkan lagi hal-hal penting yang dipandang perlu untuk ditindak lanjuti, baik dari segi teknis maupun administrasi. Semua perlu dilengkapi dan diharapkan dalam waktu yang tidak terlalu lama, tim sudah bisa bertolak ke provinsi guna menindak lanjuti seluruh tahapan yang ada.

Sementara itu Bupati Boven Digoel, Benekditus Tambonop menambahkan bahwa pembentukan PPS juga diperuntukkan bagi generasi selanjutnya, bukan hanya untuk generasi sekarang saja. Oleh sebab itu perjuangan yang tengah dilakukan ini harus berlanjut hingga selesai. Semua kesempatan yang baik harus dapat dimanfaatkan dan ditata dengan baik demi kemajuan dan kesejahteraan orang-orang di Papua Selatan. Di waktu yang sama, Bupati Pegunungan Bintang, Constan Oktemka menyampaikan bahwa momentum tersebut merupakan momen pertama kehadiran pihaknya di tanah ini yang menurutnya sangat luar biasa. Bahkan ia menganggap sebagai anugerah karena pihaknya secara khusus datang untuk menyaksikan momen terpenting dalam sejarah.

Ia mengakui sejarah panjang yang telah dilalui oleh warga di selatan Papua sementara warga di Pegunungan Bintang terus berupaya berdoa agar dapat keluar dari sejumlah masalah dan keterisolasian. “Kami tidak tahu jika satu saat bisa berada di sini dan berharap bisa keluar dari kesulitan pembangunan dalam segala hal. Untuk itu bagi kami, momen kali ini adalah anugerah dan bagian  dari rencana Tuhan,”pungkasnya.

Dibaca 70 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.