Lima Fraksi DPRD Kabupaten Jayapura Setujui Raperda APBD 2020 Jadi Perda | Pasific Pos.com

| 7 December, 2019 |

Nampak Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Jayapura, H. Muhammad Amin, didampingi Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Jayapura Patrinus R. N. Sorontou dan dihadiri Wakil Bupati Jayapura Giri Wijayantoro, ketika memimpin rapat paripurna IV masa sidang III tahun 2019 tentang pandangan akhir fraksi terhadap Raperda APBD Kabupaten Jayapura Tahun Anggaran 2020, di Ruang Sidang Kantor DPRD Kabupaten Jayapura, Rabu (27/11)sore Nampak Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Jayapura, H. Muhammad Amin, didampingi Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Jayapura Patrinus R. N. Sorontou dan dihadiri Wakil Bupati Jayapura Giri Wijayantoro, ketika memimpin rapat paripurna IV masa sidang III tahun 2019 tentang pandangan akhir fraksi terhadap Raperda APBD Kabupaten Jayapura Tahun Anggaran 2020, di Ruang Sidang Kantor DPRD Kabupaten Jayapura, Rabu (27/11)sore

Lima Fraksi DPRD Kabupaten Jayapura Setujui Raperda APBD 2020 Jadi Perda

Kabupaten Jayapura Penulis  Rabu, 27 November 2019 23:34 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

SENTANI - Lima fraksi DPRD Kabupaten Jayapura dalam gelaran rapat paripurna IV masa sidang III tahun 2019, Rabu (27/11) sore, menyatakan setuju dan menerima terhadap rancangan peraturan daerah (Raperda) APBD Kabupaten Jayapura tahun 2020 yang disampaikan Bupati Jayapura Mathius Awoitauw, SE, M.Si, tersebut menjadi Peraturan Daerah (Perda).

Rapat paripurna tanggapan atau pandangan akhir fraksi yang dipimpin oleh Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Jayapura, H. Muhammad Amin didampingi Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Jayapura Patrinus R. N. Sorontou. Sementara dari Pemkab Jayapura hadir langsung Wakil Bupati Jayapura Giri Wijayantoro dan Sekda Kabupaten Jayapura Dra. Hanna S. Hikoyabi, S.Pd, M.KP.

Pada kesempatan itu, Muhammad Amin mempersilahkan semua fraksi menyampaikan tanggapan atau pandangan akhir.. Kelima fraksi di DPRD Kabupaten Jayapura, melalui juru bicara atau pelapor masing-masing yakni Rasino dari Fraksi Partai NasDem, Hermes Felle dari Fraksi PDI-Perjuangan, Basuki dari Fraksi Gerindra, H. Wagus Hidayat, SE, dari Fraksi Bhinneka Tunggal Ika dan Piet Haryanto Sofyan dari Fraksi PKB. Ke semua fraksi tersebut menyetujui Raperda APBD 2020.

Seperti yang disampaikan Hermes Felle dari Fraksi PDI-Perjuangan, pada intinya fraksi menyetujui Raperda APBD Kabupaten Jayapura tersebut, hanya saja Pemkab Jayapura perlu mengupayakan peningkatan PAD dari tahun ke tahun, maka Fraksi PDIP memandang sangat urgen nya Pemkab Jayapura segera mendirikan satu lagu BUMD (Badan Usaha Milik Daerah) dalam bentuk Perusahaan Perseroan Daerah yang khusus diberi tugas dan kewenangan untuk mengelola usaha-usaha produktif di Bandara Sentani.

Senada disampaikan H. Wagus Hidayat, SE, dari Fraksi Bhinneka Tunggal Ika, yang mengapresiasi tinggi terhadap pernyataan Pemerintah Kabupaten Jayapura melalui penyampaian jawaban Bupati Jayapura bahwa pihak Eksekutif akan mempublikasikan dokumen-dokumen perencanaan pembangunan daerah seperti RT/RW, RPJPD, RPJMD, RKPD dan APBD, serta segera menyerahkan pula ke DPRD sebagai lampiran dokumen KUA-PPAS dan rancangan APBD setiap tahun anggaran yang telah pula disampaikan pada tahun lalu.

Akan tetapi, Pemkab Jayapura belum dapat merealisasikannya hingga saat ini, termasuk pada saat menyerahkan dokumen KUA-PPAS maupun Rancangan APBD tahun anggaran 2020 ke DPRD.

“Oleh karena itu, kami Fraksi Bhinneka Tunggal Ika tetap memberikan perhatian serius terhadap hal tersebut mengingat bahwa dokumen-dokumen ini snagat dibutuhkan sebagai rujukan atau referensi bagi DPRD dalam menjalankan fungsi penganggaran dan juga pengawasan pelaksanaan APBD setiap tahun anggaran maupun dalam penerapan dokumen-dokumen perencanaan lainnya, sehingga dapat di evaluasi dan juga di ukur kinerja pemeirntah Kabupaten Jayapura dalam menjalankan rencana-rencana yang telah dirumuskan dalam dokumen tersebut,” ujarnya.

Sedangkan dalam pidato Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si, yang dibacakan Wakil Bupati Jayapura, Giri Wijayantoro, sangat bersyukur dan berterimakasih atas diterimanya Raperda APBD Kabupaten Jayapura tahun anggaran 2020 tersebut. Selain itu, Pemkab Jayapura berharap agar APBD 2020 ini bisa menjadi kebijakan publik yang memakmurkan dan Mensejahterakan masyarakat, sesuai kebutuhan da juga fokus pada peningkatan ekonomi kerakyatan.

“Saya ucapkan terima kasih dan juga memberikan penghargaan yang setulus-tulisnya kepada Dewan yang terhormat, karena dengan penuh kesungguhan telah membahas materi persidangan ini dengan baik. Kita berharap semoga hasil sidang ini dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi kesejahteraan rakyat di Kabupaten Jayapura,” ucapnya.

“Kami memohon doa dan juga dukungan semua masyarakat Kabupaten jayapura semoga APBD tersebut bisa terealisasi lebih baik, Kemudian, tugas selanjutnya adalah bagaimana kita berupaya untuk terus meningkatkan kinerja, agar semua program kegiatan pembangunan dapat terlaksana dengan baik,” tutupnya.

APBD Kabupaten Jayapura 2020 sudah disahkan Rp 1,3 triliun lebih, dengan estimasi pendapatan daerah sebesar Rp 1.370.587.121.549,39, estimasi belanja Rp 1.425.470.471.188,39, dengan surplus atau defisit Rp 54.883.349.639.

Dibaca 48 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.