Kabupaten Jayapura Dapat Anugerah Penghargaan Sewindu RTIK Indonesia | Pasific Pos.com

| 25 January, 2020 |

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Jayapura, Gustaf Griapon, ST dengan beberapa Kepala Dinas Kominfo kabupaten lain saat menerima penghargaan Sewindu RTIK Indonesia. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Jayapura, Gustaf Griapon, ST dengan beberapa Kepala Dinas Kominfo kabupaten lain saat menerima penghargaan Sewindu RTIK Indonesia.

Kabupaten Jayapura Dapat Anugerah Penghargaan Sewindu RTIK Indonesia

Kabupaten Jayapura Penulis  Senin, 25 November 2019 22:28 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

SENTANI - Pemerintah Kabupaten Jayapura melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Jayapura mendapatkan Anugerah Penghargaan dalam momen perayaan Sewindu RTIK Indonesia, di Pangkal Pinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Sabtu (23/11) malam.

Dinas Kominfo Kabupaten Jayapura bersama dengan Kementerian Komunikasi Informatika, Dinas Kominfo Provinsi Bangka Belitung, Dinas Kominfo Kota Surabaya, Dinas Kominfo Kabupaten Blitar dianggap telah banyak berkolaborasi dengan RTIK.

Penghargaan dari RTIK dengan Kategori Pemberdayaan Teknologi Informasi dan Komunikasi tersebut diberikan kepada Dinas Kominfo Kabupaten Jayapura, karena dinas tersebut dinilai mampu memberdayakan masyarakat kampung di 19 distrik yang ada di daerah tersebut dengan program bernama Pemantik (Pace-mace Admin TIK).

Gustaf Griapon, ST, selaku Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Jayapura mengungkapkan rasa syukurnya atas anugerah yang diberikan oleh Pengurus RTIK Indonesia.

Gustaf menyebutkan, penghargaan ini diberikan saat instansi yang ia pimpin ini mengikuti festival RTIK yang diselenggarakan oleh Kementerian Kominfo yang dilaksanakan di Pangkal Pinang, Provinsi Bangka Belitung selama tiga hari mulai sejak tanggal 22 sampai tanggal 24 November 2019.

“Jadi pada puncak kegiatan tersebut ada pemberian penghargaan kepada Pemda-pemda yang berhasil memberdayakan masyarakatnya soal TIK. Dan kami tidak menyangka program kami, yaitu Pemantik juga mendapatkan perhargaan di festival tersebut,” katanya.

Selain itu, Gustaf menjelaskan, para Pemantik adalah salah satu program terobosan baru dari dinas tersebut yang bekerja untuk memberikan pemahaman dan bimbingan kepada masyarakat soal apa itu Teknologi, Informasi dan Komunikasi (TIK).

“Yang bekerja untuk memberikan pemahaman kepad masyarakat soal TIK ini adalah relawan-relawan yang memiliki kompetensi di bidang TIK. Tujuannya adalah agar masyarakat paham dan bijak dalam menggunakan internet,” ucapnya.

Dirinya menambahkan, dari program tersebut, dinas yang ia pimpin saat ini berhasil melatih masyarakat kampung di 19 distrik untuk mengelola website kampung dan website distrik.

Dibaca 138 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.