Waspada! Penipuan Data Pribadi Digunakan untuk Transaksi Fintech Online | Pasific Pos.com

| 17 January, 2020 |

Rilis Fintech oleh OJK. (Istimewa) Rilis Fintech oleh OJK. (Istimewa)

Waspada! Penipuan Data Pribadi Digunakan untuk Transaksi Fintech Online

Ekonomi & Bisnis Penulis  Senin, 25 November 2019 01:08 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Jayapura – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengimbau kepada masyarakat untuk tidak tergoda iming-iming hadiah atau imbalan berupa uang yang diberikan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab dengan meminta identitas pribadi. OJK juga mengimbau agar masyarakat menjaga data pribadi di tengah kemudahan teknologi finansial.

Kepala OJK Provinsi Papua dan Papua Barat, Adolf F.T Simanjuntak mengatakan, data pribadi tersebut dapat disalahgunakan untuk membuat akun palsu dan bertransaksi keuangan tanpa sepengetahuan yang bersangkutan.

“Masyarakat diminta untuk tidak tergoda iming-iming hadiah atau imbalan uang dengan memberikan identitas diri berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP), Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Passport serta foto diri kepada orang lain,” kata Adolf Fiktor Tunggul Simanjuntak, Kepala OJK Papua dan Papua Barat, saat merilis perkembangan Fintech di Papua dan Papua Barat, Jumat (22/11/2019).

“Meskipun di Papua dan Papua Barat belum ditemukan kasus seperti itu, tetapi kami tetap meminta masyarakat untuk selalu waspada. Kejadiannya di Kalimantan Barat, sekitar 100 orang datang melapor ke kantor OJK, diberi imbalan Rp100.000 – Rp500.000 lalu diminta foto identitas diri,” ucap Adolf.  

Dikatakan, oknum tersebut melakukan pinjaman di Fintech menggunakan data pribadi orang-orang yang telah memberinya foto identitas diri. “Ini harus diwaspadai karena mereka memberi imbalan ratusan ribu rupiah, lalu melakukan pinjaman jutaan rupiah di fintech,” imbuhnya. (Zulkifli)

Dibaca 139 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.