3 Nakes Kembali Bertugas di Alama | Pasific Pos.com

| 18 January, 2020 |

Kepala Puskesmas Alama, Saulus Pokniangge Kepala Puskesmas Alama, Saulus Pokniangge

3 Nakes Kembali Bertugas di Alama

Lintas Daerah Penulis  Senin, 25 November 2019 01:01 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Timika, Pasca adanya gangguan keamanan di Distrik Alama beberapa waktu lalu, tiga petugas kesehatan yakni perawat, bidan dan tenaga kesehatan lingkungan sudah kembali aktif memberikan pelayanan kesehatan kepada warga.

Tiga petugas kesehatan ini baru kembali memberikan pelayanan kesehatan mulai sepekan lalu.

Menurutnya, agar pelayanan kesehatan bisa terus dilakukan dengan baik, Kepala Puskesmas Alama, Saulus Pokniangge, Rabu (20/11) mengharapkan agar pemerintah melalui Dinas Kesehatan dan aparat keamanan bisa memberikan jaminan keamanan kepada para petugas. Petugas kesehatan sudah melaksanakan tugas setelah Puskesmas Alama dikosongkan karena adanya gangguan keamanan.

Setelah kembali dan melaksanakan pelayanan kesehatan seperti imunisasi kepada para pelajar, mengaktifkan Posyandu, pemberian imunisasi MR, maka diharapkan para petugas bisa memberikan pelayanan dengan aman dan nyaman.

“Kami harapkan Dinas Kesehatan dan TNI Polri yang terus bangun komunikasi, bisa betul-betul untuk menjamin keamanan bagi petugas kesehatan, harus dijamin,” terang Saulus.

Ia menjelaskan, tiga petugas kesehatan yang terdiri dari satu petugas kesehatan laki-laki dan dua perempuan sudah menuju Alama pada awal bulan ini. Pelayanan sendiri sudah berjalan selama kurang lebih dua pekan.
Saat ini, paling banyak pelayanan kesehatan didominasi dengan pengobatan kepada pasien dengan penyakit ISPA.

Sementara untuk kasus penyakit malaria, tidak ditemukan. Penyakit malaria sendiri bisa didapatkan masyarakat apabila yang bersangkutan lama berdomisili di kota Timika dan kembali ke Alama karena adanya masa inkubasi.

Masyarakat sampai saat ini membutuhkan pelayanan kesehatan dasar, mulai dari pemeriksaan, pengobatan, penyuluhan kesehatan hingga pemberian makanan tambahan bergizi bagi bayi dan balita terus dilaksanakan oleh petugas kesehatan.

“Masyarakat sangat membutuhkan pelayanan kesehatan dasar, pengobatan, penyuluhan kesehatan, pembagian makanan tambahan untuk bayi balita,” ungkapnya. (Ricky)

Dibaca 62 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.