Papua Nihil Medali, Jatim Dominasi Emas Atletik | Pasific Pos.com

| 11 December, 2019 |

Papua Nihil Medali, Jatim Dominasi Emas Atletik

Olahraga Penulis  Jumat, 22 November 2019 02:34 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Jakarta,- Kontingen Papua belum berhasil meraih medali pada cabang olahraga atletik Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) XV 2019, Jakarta.

Kontingen Papua menurunkan pelari 100 meter putra (Yusuf Raubaba, Kain Rerei, Fredy Abubar), nomor 100 meter putri (Lusinta Burumi, Yanet Patay, Matia Padwa).

Nomor 200 meter putra dan putri (Yusuf Raubaba, Ferlian Rumere, Max Mnumumez, Lusinta Burumi, Janet Patay, Sisilia Mariem)

Nomor 400 meter putra dan putri (Melky Sedek Isagi, Frans Kamak Kuala, Yermias Gebze, Triyolin Yarisetouw, Sely Yarangga, Yoklan Mayor) Nomor 800 dan 1500 meter putra (Ever Baransano, Demianus Rumaropen). Nomor 110 meter gawang putra (Fredi Abubar) nomor 400 gawang putra (Mika Kmur).

Papua yang turun di nomor final 100 meter, 200 meter dan 400 semuaya gagal meraih medali, begitupun nomor final estafet 4x100 meter putra/putri, Kamis, (20/11) di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Papua harus puas berada di belakang pelari DKI Jakarta, Jawa Timur dan Jawa Barat.

Harapan Papua sebenarnya berada di nomor lompat jauh putra, Mikdon Mirin maupun lempar lembing putra Makfredom Rumkorem, sayang keduanya pun gagal meraih medali emas.

Namun, Papua masih punya kans mendulang medali dari nomor lempar cakram (Makfedom Rumkorem) dan nomor tolak peluru (George Gebze) yang akan dipertandingkan, Jumat (21/11).

Berdasarkan data perolehan medali sementara cabang cabang olahraga atletik POPNAS 2019, kontingen Jawa Timur, DKI Jakarta, Jawa Tengah dan Jawa Barat yang mendominasi.

Jawa Timur meraih 12 medali (4 emas, 3 perak, 5 perungg), DKI Jakarta 10 medali (3 emas, 5 perak, 2 perunggu), Jawa Tengah 8 medali (2 emas, 3 perak, 3 perunggu).

Jawa Barat 6 medali (2 emas, 2 perak, 2 perunggu). Sumut (2 emas, 1 perak), Sulut (2 emas), Sumbar, Kep. Bangka Belitung, NTT, Bali, Sumsel, DI Yogjakarta, Gorontalo, NTB dan Kalsel masing-masing meraih satu medali emas.

Pelatih Atletik Papua, Yanes Raubaba yang ditemui wartawan di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Kamis malam, mengakui jika pelari-pelari  Papua tampil tidak maksimal karena dipengaruhi oleh beberapa faktor.

Dia menjelaskan, faktor keamanan Papua yang sempat ricuh membuat atlet dikembalikan ke daerah masing-masing.

Ya, kita harus akui jika persiapan kita ke Popnas terganggu dengan kondisi keamanan Papua, anak-anak kita kembalikan ke daerah, tanpa ada yang mengawasi mereka latihan,” ujarnya

Dikatakan, Papua masih menaruh harapan untuk mendapat medali di nomor lempar cakram tolak peluru. “kami masih tetap optimis, bisa meraih medali di nomor  lempar cakram tolak peluru,” tutur Yanes Raubaba mantan atlet sprinte Indonesia tersebut.

Dibaca 68 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.