BPS: Impor Papua dari Tujuh Negara Lebih Rendah | Pasific Pos.com

| 11 December, 2019 |

Bambang Wahyu Ponco Aji. Bambang Wahyu Ponco Aji.

BPS: Impor Papua dari Tujuh Negara Lebih Rendah

Ekonomi & Bisnis Penulis  Rabu, 20 November 2019 22:26 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)
Jayapura – Sama seperti nilai ekspor Papua periode Januari hingga Oktober 2019 yang mengalami penurunan, nilai impor Papua dari tujuh negara juga mengalami hal yang sama. 
Kepala Bidang Statistik Distribusi Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua, Bambang Wahyu Ponco Aji mengatakan, nilai impor periode Januari hingga Oktober 2019 sebesar 272,58 juta dolar Amerika atau lebih rendah 29,32 persen dibandingkan dengan nilainya pada Januari hingga Oktober 2018 sebesar 5.385,66 juta dolar Amerika. 
 
“Sementara total impor dari negara lainnya pada periode Januari hingga Oktober 2019 mengalami penurunan sebesar 50,49 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2018 yaitu dari 53,07 juta dolar Amerika menjadi 26,28 juta dolar Amerika,” jelas Bambang, Rabu (20/11/2019). 
 
Impor dari tujuh negara yaitu Singapura sebesar 131,93 juta dolar Amerika turun menjadi 108,88 juta dolar Amerika, Jepang dari 18,70 juta dolar Amerika menjadi 3,12 juta dolar Amerika, Tiongkok 1,09 juta dolar Amerika turun menjadi 0,30 juta dolar Amerika. 
 
“Amerika Serikat dari 25,29 juta dolar Amerika turun menjadi 7,72 juta dolar Amerika, Australia dari 198,75 juta dolar Amerika turun menjadi 151 juta dolar Amerika, Jerman dari 9,08 juta dolar Amerika turun menjadi 0,04 juta dolar Amerika, negara lainnya turun menjadi 26,28 juta dolar Amerika dari 53,07 juta dolar Amerika. “Kecuali Kanada mengalami peningkatan dari 0,83 juta dolar Amerika naik menjadi 1,48 juta dolar Amerika,” kata Bambang. 
 
Bambang mengungkapkan, penyebab nilai impor dari tujuh negara mengalami penurunan adalah menurunnya total nilai impor 10 golonga nonmigas utama pada periode Januari hingga Oktober dibandingkan periode yang sama tahun 2018. 
 
“Turunnya 37,73 persen yaitu dari 249,38 juta dolar Amerika menjadi 155,29 juta dolar Amerika. Penurunan tersebut didorong oleh turunnya nilai kumulatif impor golongan barang dari besi dan baja (HS73) sebesar 46,31 juta dolar Amerika,” jelas Bambang. 
 
Lebih lanjut, berbanding lurus dengan total nilai impor kumulatif golongan nonmigas lainnya yang juga turun sebesar 9,01 persen atau lebih rendah 3,32 juta dolar Amerika. 
 
“Impor 10 golongan nonmigas utama memberikan andil 51,96 persen terhadap total kumulatif Januari hingga Oktober 2019,” imbuhnya. (Zulkifli)
Dibaca 1449 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.