Pelatihan Pemberdayaan Kapasitas TIK Kampung Melalui IT Era 4.0 Resmi Ditutup | Pasific Pos.com

| 11 December, 2019 |

Pelaksana Tugas (Plt). Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Jayapura, Gustaf Griapon, ST. Didampingi Aris Kurniawan selaku Kasubdit Pemberdayaan Kapasitas TIK pada Kemenkominfo RI, Pri Anton Subardio selaku penggiat Gerakan Desa Membangun dan para Admin TIK Website Kampung saat melakukan foto bersama. Pelaksana Tugas (Plt). Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Jayapura, Gustaf Griapon, ST. Didampingi Aris Kurniawan selaku Kasubdit Pemberdayaan Kapasitas TIK pada Kemenkominfo RI, Pri Anton Subardio selaku penggiat Gerakan Desa Membangun dan para Admin TIK Website Kampung saat melakukan foto bersama.

Pelatihan Pemberdayaan Kapasitas TIK Kampung Melalui IT Era 4.0 Resmi Ditutup

Kabupaten Jayapura Penulis  Rabu, 20 November 2019 22:11 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Admin Web Kampung Harus Lebih Kreatif



SENTANI - Kegiatan pelatihan pemberdayaan kapasitas TIK kampung melalui IT Era 4.0 website dan jaringan internet bagi admin TIK (website) kampung, di Aula Lantai I Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah Sentani, Kabupaten Jayapura resmi ditutup oleh Pelaksana Tugas (Plt). Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Jayapura, Gustaf Griapon, ST.

Kegiatan yang telah terlaksana selama dua hari tersebut di gelar oleh Pemerintah Kabupaten Jayapura melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo)
"Para peserta didorong untuk menguasai teknologi digital guna meningkatkan kapasitas building mereka,"kata Gustaf usai penutupan kegiatan.

Kegiatan ini melibatkan narasumber yang cukup kompeten yakni Aris Kurniawan Kasubdit Pemberdayaan Kapasitas TIK pada Kemenkominfo RI dan Pri Anton Subardio penggiat Gerakan Desa Membangun.

Diharapkan, kegiatan pemberdayaan kapasitas Teknologi Informatika (TIK) ini dapat meningkatkan kapasitas building dari para admin website (TIK) kampung itu sendiri.

“Khususnya bagi teman-teman pengelola website kampung yang ada di seluruh Kabupaten Jayapura, karena dari 120 kampung yang memiliki website itu belum semuanya rutin menulis," ujarnya.

Selain itu, kata Gustaf, yang mengikuti pelatihan selama dua hari tersebut bukan hanya admin web (TIK) kampung saja. Tetapi, juga admin distrik.
“Ya, kami mengundang teman-teman dari distrik juga agar mereka dapat berkolaborasi dan bekerja sama untuk pengembangan website dan publikasi berita," akunya.

Dirinya juga menambahkan, bahwa para admin website kampung ini memiliki organisasi yang yang diberi nama Pemantik (Pace-Mace Admin TIK).
Sementara itu di tempat yang sama, Aris Kurniawan selaku Kepala Sub Direktorat Pemberdayaan Kapasitas TIK pada Kementerian Kominfo RI yang merupakan salah satu pemateri dalam giat tersebut mengungkapkan, bahwa memberikan pemahaman kepada admin kampung soal bagaimana cara internet bekerja.

Yakni, menurut Aris, alogaritma internet dengan aktivisual intelejen para admin web kampung ini dapat mempelajari budaya baca dari pengguna internet, khususnya di media sosial.

“Jadi dengan memahami cara kerja internet, kami berharap teman-teman admin di distrik dan kampung bisa memanfaatkan ini untuk menceritakan lebih banyak tentang kampung dan distriknya, sehingga bisa dikenal dunia,” tuturnya.

Pihaknya juga memberikan pelatihan agar para admin website kampung dan distrik ini dapat menulis dengan cara yang kreatif.

“Karena dengan menulis kreatif pembacapun pastinya akan tertarik dan bertanya-tanya apa sih yang ada di kampung ini. Dan, pastinya mereka juga akan datang ke kampung tersebut, untuk mempromosikan kampung. Jangan menulis yang biasa-biasa, karena hasilnya juga nanti pasti biasa saja, namun admin web harus kreatif,” pungkas Aris.

Dibaca 89 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.