FSBDSOAP Gelar HUT ke-1 dan Penyerahan SK Kepada 10 DPD | Pasific Pos.com

| 10 December, 2019 |

FSBDSOAP Gelar HUT ke-1 dan Penyerahan SK Kepada 10 DPD

Sosial & Politik Penulis  Selasa, 19 November 2019 23:27 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Jayapura :  Serikat Buruh Demokrasi Seluruh Orang Asli Papua (FSBDSOAP) menggelat HUT ke-1 dan sekaligus Penyerahan SK DPD FSBDSOAP kabupaten/kota se-Papua di Jalan Ifar Gunung, Sentani Kota, Kabupaten Jayapura, Selasa (19/11/19).

Pada perayaan HUT ke-1 FSBDSOAP juga dihadiri anggota 14 kursi DPR Papua diantaranya, Yonas Alfons Nusy, John Gobay, Yon Wilil, Timotius Wakur, Arnold Walilo, Anis Ronsumbre, Piter Kwano,  Frits Tabo Wakasu, Yotam Bilasi dan Hendrikus Gebze.

Keta Umum FSBDSOAP, Kope Wenda mengatakan, pada 9 November ini FSBDSOAP sudah satu tahun berdiri. Namun selama ini hak-hak orang asli Papua tidak pernah terakomodir. Itulah sebabnya serikat buruh orang asli Papua hadir di sini.

"Selain itu juga, visi misi gubenur Bangkit Mandir itu kita akan dorong terus. Namun konsolidasi dan organisasi kita tetap jalan. Untuk kedepan kita bentuk dewan pengupahan dan peradilan perburuhan. Kita akan dorong itu trus tripartit," kata Kope Wenda kepada wartawan disela-sela perayaan HUT FSBDSOAP.

Kope Wenda yang juga merupakan anggota 14 kursi DPR Papua ini pun menjelaskan, inti kehadiran FSBDSOAP mempunyai visi misi untukmemberikan proteksi terhadap hak pekerja orang asli Papua yang selama ini terabaikan, juga melakukan konsolidasi membentuk, mempersiapkan juru runding ditingkat tripartit yang nantinya kader itu dipersiapkan dengan baik, sehingga dia memberikan suasana baru dalam pembelaan hak-hak buruh.

"Nanti dalam dewan tripartit tingkat nasional, provinsi maupun kabupaten/kota ada kontribusi. Mereka mengawal aktivitas pelayanan publik maupun pemerintah. Buruh ini ketika berdiri dan memberikan kenyamanan kepada tenaga kerja, maka semua akan datang ke sini dan ini memberikan kekuatan baru dalam mengawal pembangunan," ujar Kope.

Sementara itu, anggota 14 kursi DPRP, Yonas Alfons Nusy menjelaskan, jika pihaknya hadir memberikan pertanggungjawaban moral sebagai wakil adat di DPR Papua.

"Di bagian kita ini ada yang menjadi fungsionaris konferederasi SPSI di Papua dan pengetahui organisasi ini kita tularkan. Karena bagaimana organisasi ini hadir sedang gaya Papuanya dia, sehingga bisa terbuka. Kita mendekatkan pikiran OAP kepada pemerintah lewat organisasi ini," kata Nusy.

Sekjen FSBDSOAP, Klemens Samberbori menambahkan, yang hadir dan diberikan SK pada kesempatan ini adalah 10 DPD. Sisanya 19 tidak bisa hadir lantaran sulitnya akses, karena kebanyakan dari Lapago, Meepago, Saireri sebagian.

"Kalau Tabi hanya Sarmi yang tidak hadir. Ada 33 program yang akan kami bawakan dalam Raker Januari 2020 nanti. Kami akan jabarkan program kerja itu. Misalnya pelatihan perbengkelan, security, perhotelan, dan perbengkelan," paparnya.

Namun kata Klemens,  melalui HUT satu tahun ini pihaknya sedang menggenjot agar program ini bisa diakomodir saat raker nanti.

"Jadi pengurus DPD juga diharapkan  bisa melibatkan anggotanya untuk melibatkan diri dalam pelatihan-pelatihan yang dilakukan di Balai Latihan BLK Provinsi Papua," harapnya. (TIARA)

Dibaca 94 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.