Akhir Tahun 2019, Dinas PU Targetkan 2 Ruas Pekerjaan Jalan Bandara Sentani Selesai | Pasific Pos.com

| 10 December, 2019 |

Kepala Dinas PU Kabupaten Jayapura, Alpius Toam, ST, M.MT Kepala Dinas PU Kabupaten Jayapura, Alpius Toam, ST, M.MT

Akhir Tahun 2019, Dinas PU Targetkan 2 Ruas Pekerjaan Jalan Bandara Sentani Selesai

Kabupaten Jayapura Penulis  Minggu, 17 November 2019 20:41 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

SENTANI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura melalui dinas pekerjaan umum (PU) menargetkan dua ruas pekerjaan pengembangan jalan yang masing-masing seluas 13 meter akan selesai di akhir tahun 2019 ini.

Kedua pekerjaan pengembangan jalan di sekitar Kawasan Bandar Udara (Bandara) Sentani , baik itu jalan utama masuk menuju Bandara Sentani dan jalan masuk ke Kompleks Kantor Camat Lama, yang dikerjakan oleh CV Nasriani, dengan nilai kontrak masing-masing kurang lebih sekitar Rp 3 miliar.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Jayapura, Alpius Toam, ST, M.MT mengatakan, dua pekerjaan ruas jalan itu mencakup, jalan utama masuk Bandara Sentani dan jalan masuk ke Kompleks Kantor Camat Lama, akan berkondisi mantap dan rampung sesuai target kontrak pada akhir tahun 2019 ini.

“Jadi, pekerjaan pengembangan ruas jalan masuk Bandara Sentani itu masuk dalam ruang terbuka hijau (RTH). Dimana, dalam rencana penataan kawasan Kota Sentani itu salah satu bagian. Jadi, rencana penataan kawasan Kota Sentani itu kurang lebih seluas 68 hektar yang akan dikembangkan,” jelas Alpius, kepada wartawan saat ditemui di Suni Garden Lake Hotel and Resort, Hawaii, Kota Sentani, Kabupaten Jayapura.

Sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan PON XX tahun 2020 di Papua, sambung Alpius, Kabupaten Jayapura telah ditunjuk sebagai tuan rumah penyelenggaraan iven berskala nasional itu

“Berkenaan dengan pelaksanaan PON XX 2020, maka penataan jalan masuk bandara lebih dahulu dikerjakan. Karena itu, menjadi etalase pemandangan pertama ketika para tamu datang ke Papua untuk masuk dan melihat. Yang sekarang dikerjakan itu merupakan bagian terkecil dari program pengembangan kawasan kota seluas 68 hektar,” cetusnya.

Menurut pria yang pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura itu, pekerjaan dua ruas jalan di sekitar Kawasan Bandara Sentani itu sebenarnya sudah mulai di kontrakkan bulan Juni tahun 2019 dan berakhir di bulan September 2019. Tetapi karena permasalahan lahan yang belum tuntas, akhirnya kemudian itu ditunda sampai dengan bulan Oktober baru ditangani. Sehingga dari pihaknya telah merubah draft nya dan dilakukan addendum perubahan waktu kontrak itu dari bulan Oktober 2019 sampai ke bulan Desember 2019.

“Jadi, kita utamakan selesaikan dua jalur jalan ini terlebih dahlu,” paparnya.

Setidaknya pekerjaan peningkatan dua ruas jalan di Kawasan Bandara Sentani itu masing masing seluas 13 meter. Kemudian untuk anggaran pekerjaan ruas jalan lorong satu masuk Bandara Sentani itu nilainya Rp 3 miliar lebih. Begitu juga di jalan menuju Kantor Camat Lama dengan nilai anggaran lebih dari Rp 3 miliar. Pekerjaan itu sedang dilaksanakan oleh CV Nasriani.

Kata Alpius, jalan ke kantor camat lama sesungguhnya itu langsung keluar di tempat parkir, tapi setelah melihat pengembangan kawasan Bandara Sentani rupanya daerah itu nanti akan dikembangkan menjadi area parkir.

Sementara ini, pihaknya juga masih menunggu proses pembayaran ganti rugi lahan disekitar jalan masuk Bandara Sentani yang nantinya akan dijadikan sebagai kawasan ruang terbuka hijau. Seperti di SMP Negeri 1 Sentani dan beberapa bangunan lainnya yang ada diatas kawasan itu.

Ada sejumlah bangunan yang ada di dalam lahan itu yang sudah memiliki sertifikat. Sehingga itu menjadi satu kekuatan hukum bagi pemerintah daerah, untuk menyelesaikan pembayaran ganti rugi.

Selain itu, pihaknya juga akan melakukan komunikasi dengan pihak TNI AU terkait keberadaan Mess Lanud Silas Papare yang harus dikomunikasikan sampai ke tingkat pusat. Kemudian ada juga perumahan dari pihak Bandara Sentani.

“Ini yang nantinya akan kami diskusikan, sehingga diharapkan di awal tahun 2020 nanti sudah bisa tuntas dan ruang terbuka hijau itu bisa dikerjakan,” tutupnya.

Dibaca 100 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.