BRI Bidik 10 Ribu UMKM Untuk Pelatihan | Pasific Pos.com

| 14 December, 2019 |

Para pelaku usaha saat mengikuti pelatihan BRI (foto:iis) Para pelaku usaha saat mengikuti pelatihan BRI (foto:iis)

BRI Bidik 10 Ribu UMKM Untuk Pelatihan

Papua Selatan Penulis  Jumat, 15 November 2019 18:28 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

MERAUKE,ARAFURA,-Wakil Pemimpin Wilayah Bidang Operasional BRI Kanwil Jayapura, Tramiaji mengemukakan bahwa Bank BRI dalam 15 tahun terakhir merupakan bank terbaik di Indonesia, dalam hal ini karena menjadi bank yang terbesar dalam hal aset, laba dan sebagai satu-satunya bank yang memiliki satelit di dunia.  Oleh sebab itu untuk mensyukuri 124 tahun BRI maka telah dicanangkan banyak program CSR di mana salah satunya berupa pelatihan bagi 10.000 UMKM di Indonesia. Adapun yang mendapat berkah di Papua hanya ada dua titik, yakni Jayapura dan Merauke.

 “Tentunya banyak kota lain yang berharap bisa mendapatkan kesempatan besar ini namun karena keterbatasan sehingga hanya dua daerah yang terpilih. Mungkin ini juga sudah menjadi rezekinya Merauke sehingga pelatihan dapat dilaksanakan di Merauke,”ujarnya di hadapan peserta pelatihan UMKM di Swiss-Belhotel, Kamis (14/11). Lebih lanjut ia mengungkapkan, narasumber yang didatangkan adalah sosok-sosok yang profesional di bidangnya, seperti Disperindag, Tokopedia dan rekanan BRI untuk berbagi kunci kesuksesan kepada pelaku UMKM yang hadir.

Untuk pelatihan 10.000 UMKM ini fokus di 100 titik dan satu titik minimal ada 100 orang. Pihak BRI akan berupaya untuk meningkatkan kapabilitas para pelaku UMKM, baik pengusaha pemula maupun yang sudah eksis namun belum mengetahui tentang cara-cara untuk go modern, go digital maupun go global. Jadi para peserta akan diajari langsung oleh narasumber dari Tokopedia untuk dapat memasarkan produk yang ada sehingga bisa go global, go digital dan go internasional.

Ada pula pelatihan  tentang akses permodalan yang dimaksudkan untuk lebih mempertajam pemahaman peserta, bagaimana cara mengakses serta berhubungan dengan BRI secara baik dan  benar. Tidak hanya itu, turut dilaksanakan pula pelatihan administrasi dan keuangan sehingga pelaku UMKM yang ada dapat memahami cara menata kelola usaha yang ada, dicatat dengan benar serta dibuat dalam sebuah laporan keuangan secara ringkas dan benar. Dengan demikian syarat-syarat akses ke perbankan sudah bisa dipenuhi oleh pelaku usaha yang bersangkutan.

Dibaca 75 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.