Polda Pastikan, HAK Tujuh Tersangka Rusuh Jayapura Terpenuhi | Pasific Pos.com

| 10 December, 2019 |

Waka Polda Papua, Irjen Polisi Yakobus Marzuki Waka Polda Papua, Irjen Polisi Yakobus Marzuki

Polda Pastikan, HAK Tujuh Tersangka Rusuh Jayapura Terpenuhi

Kriminal Penulis  Kamis, 14 November 2019 21:59 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

JAYAPURA – Kepolisian Polda Papua menjamin semua hak tujuh orang  tersangka rusuh Kota Jayapura yang saat ini berproses hukum di Polda Kalimantan Timur terpenuhi.

Hal ini ditegaskan Waka Polda Papua, Irjen Polisi Yakobus Marzuki kepada awak media saat menghadiri HUT Brimob di Mako Brimob Polda Papua, Kamis (14/11/2019), menanggapi berbagai pihak yang menuding Polda Papua telah melanggar HAM atas pemindahan proses hukum tujuh tersangka ke Kalimantan Timur, termasuk pada saat penangkapan.

“Penangkapan – penangkapan terhadap para tersangka yang merupakan aktor intelektual pada demo rusuh akhir Agustus lalu, sudah berdasar pada prosedur hukum. Tidak membabi buta dan meresahkan masyarakat. Dan saya berharap ini bisa diterima oleh semua warga Papua,”tegas Brigjen Pol. Yakobus Marzuki, Kamis siang.

Soal pemindahan proses hukum para tersangka, mantan Direktur Intel Polda Papua ini menyebut jika alasan keamanan menjadi dasar pemindahan ketujuh tersangka ke Kalimantan Timur.

“Kita mengambil ikan tapi airnya tidak keruh. Ini kita sidangkan untuk yang pelaku – pelaku intelektual ini, kita minta diluar Papua. Ini yang dimaksud air tidak keruh itu. Karena jika nanti sidang di Papua, dan kemudian ada pengerahan masa, juga akan banyak  kehancuran dan ini yang tidak kita kehendaki,”ucapnya.

Kaitannya tudingan pelanggaran HAM atas proses hukum tersebut, Wakapolda menegaskan jika pemindahan para tersangka sudah dengan berbagai pertimbangan, yang intinya menghindari dampak tidak baik pasca kerusuhan di Kota Jayapura. Pihaknya menjamin tidak ada pelanggaran HAM atas proses hukum tersebut.

“Dengan dipindahkan,  bukan berarti ada pelanggaran HAM disana, itu tidak ada, kita jamin semua tidak ada pelangaran HAM kaitannya dengan proses hukum. Yang tidak puas dengan isu – isu itu, saya persilahkan menggunakan jalur hukum, banyak jalur hukum selain Pra Peradilan, silahkan,”tutupnya.

Dibaca 59 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.