Dengan Subsidi, Penumpang Expres 99 Terbantu | Pasific Pos.com

| 14 December, 2019 |

Dengan Subsidi, Penumpang Expres 99 Terbantu

Lintas Daerah Penulis  Kamis, 14 November 2019 21:44 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

WAROPEN,- Pelayaran kapal expres  99 jalur Biak, Waropen, Serui (PP) semakin berkurang, hal ini mengakibatkan pihak PT Belibis selaku perusahaan transportasi laut  mulai merasakan dampaknya.

Muh Arif Abidin selaku pimpinan cabang wilayah Biak saat ditemui di kapal tujuan Serui, Rabu (13/11) mengatakan, jumlah penumpang saat ini sangat minim, yang tentu berdampak pada operasional kapal.

Namun, Arif mengungkapkan dengan adanya subsidi dari pihak Pemerintah Daerah Kabupaten Waropen sangat terbantu dengan pelaksana operasional kapal.

"Kita sangat terbantu dengan adanya subsidi dari Pemda waropen, jadi sebagian besar warga Waropen masih memilih menggunakan kapal cepat," kata Arif.

Dijelaskan, untuk penumpang dari Serui ke arah Biak saat ini sudah banyak berkurang, begitu juga sebaliknya dari Biak ke Serui. Bahkan suatu ketika hanya mengangkut penumpang 29 orang.

"Penumpang dari Serui ke Biak banyak berkurang," jelasnya.

Padahal untuk operasional pelayaran disebutkan, katanya, memerlukan anggaran yang besar, dimana sekali beroperasi dari Serui ke Waropen hingga Biak harus menghabiskan 6 sampai 7 ton bahan bakar minyak (BBM).

"Kapal expres sendiri memiliki full set penumpang sebanyak 256 kursi. Dengan jumlah demikian penumpang hanya bisa didapat pada bulan Desember, sedangkan pada bulan bulan berikutnya penumpang sangat minim," ungkapnya.

Untuk menutupi kekurangan operasional, Arif mengaku mendapat subsidi silang oleh perusahaan Pelnas PT. Belibis Putra dan Belibis Papua Mandiri.

"Perusahaan kami ada beberapa cabang jadi kita subsidi silang ketika cabang ini rugi di subsidi dari cabang lain, kalau kita hanya satu saja mungkin tidak bisa jalan," pungkasnya.

Menggunakan kapal cepat expres dapat dijadikan pilihan utama untuk pelayaran, dimana kapal tersebut memiliki tingkat kenyamanan dan keamanan yang cukup bangus, ditambah tingkat keselamatan sangat mendukung dari sisi perangkat kapal.

"Sebagai kapal cepat kita mengedapankan kenyamanan penumpang dan keamanan penumpang," ucap Eko selaku kapten kapal ekpress 88.

Eko yang sudah berlayar dengan kapal cepat selama 6 tahun tersebut, menerangkan bahwa perangkat yang digunakan kapal cepat sudah berstandar internasional.

"kita sudah memiliki tiga sertifikasi yaitu pengawak sesuai standar internasional, setiap awak kapal memiliki sertifikat dari perhubungan laut Indonesia, kita juga memiliki kelengkapan dokumen kapal, standard navigasi kapal seperti Radar, GPS, Navtek, Ais yang peruntukannya untuk mendeteksi kapal di sekitar kita. Kapal ini sendiri sudah memiliki itu.

Adalagi radio, Radio merin untuk komunikasi antar kapal (FWF), radio jarak jauh (SSB) yang menghubungkan antara kapal jarak jauh kurang lebih 200 mil pancarannya," terang Eko. (af)

Dibaca 44 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.