Di Malam Hari Satgas Pamtas Pos Yakyu Mengajar Anak-Anak | Pasific Pos.com

| 11 December, 2019 |

Para personil saat mengajar anak-anak (foto:ist) Para personil saat mengajar anak-anak (foto:ist)

Di Malam Hari Satgas Pamtas Pos Yakyu Mengajar Anak-Anak

Papua Selatan Penulis  Rabu, 13 November 2019 20:58 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

MERAUKE,ARAFURA,-Pada tanggal 12 November 2019, bertempat di RT 03 Yakyu Kampung Rawa Biru Distrik Sota telah dilaksanakan kegiatan mengajar kepada anak-anak  RT 03 Yakyu oleh Satgas Pamtas Yonif Mekanis Raider 411 Pandawa (Pos Yakyu) yang dipimpin langsung oleh  Letda Inf I komang As selaku  Komandan Pos Yakyu. Kegiatan ini rutin dilaksanakan dengan sasaran anak-anak kampung di wilayah perbatasan karena keterbatasan guru  dan minimnya SDM. Padahal anak-anak tersebut sangat membutuhkan sentuhan ilmu pengetahuan yang memadai sehingga pihaknya berupaya untuk membantu.

“Kegiatan dilaksanakan setiap hari pada malam hari. Setelah kegiatan mengajar kami biasanya membagikan permen dan biskuit kepada anak-anak sehingga mereka lebih bersemangat lagi dalam belajar,”ujar Letda I Komang kepada ARAFURA News via telepon seluler, Selasa (12/11). Lebih lanjut ia mengungkapkan, personil yang bertugas di kawasan perbatasan senantiasa menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat sebagai bentuk komitmen dalam melaksanakan tugas di Kabupaten Merauke. Pihaknya berupaya dekat dengan masyarakat dan tidak segan-segan memberikan bantuan jika melihat ada masyarakat yang kesulitan.

Hal tersebut tentunya sudah menjadi instruksi langsung dari pimpinan mereka agar tidak pernah berhenti untuk memperhatikan masyarakat, dalam hal ini dikomandani oleh Mayor Inf Rizky Aditya selaku Dansatgas Yonif Mekanis Raider 411 Pandawa. Pihaknya  salut dengan semangat tinggi anak-anak perbatasan untuk memperoleh ilmu meskipun masih menghadapi dengan fasilitas yang minim. Sekedar diketahui, awalnya anak-anak ini diajar oleh guru lokal yang diprakarsai oleh PWKI.

Namun kepedulian Satgas akan pendidikan mendorong mereka untuk turut berperan aktif dengan mengajar langsung. Awalnya mereka masih mengajar dengan menggunakan tripleks kemudian Satgas membantu menyediakan papan tulis, buku serta alat tulis untuk menunjang proses belajar mengajar.  Proses belajar mengajar hanya berlangsung di siang mulai Hari Senin hingga Sabtu di gedung gereja. Kemudian berkembang menjadi malam hari di Pos Satgas. Belajar malam biasanya diselingi dengan menonton bersama film-film perjuangan atau film inspirasi.

Dibaca 60 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX