Jelang 1 Desember, Masyarakat Papua Diimbau Tak Terprovokasi | Pasific Pos.com

| 10 December, 2019 |

Sekda Papua, Hery Dosinaen, S.IP. M.KP. M.Si Sekda Papua, Hery Dosinaen, S.IP. M.KP. M.Si

Jelang 1 Desember, Masyarakat Papua Diimbau Tak Terprovokasi

Info Papua Penulis  Rabu, 13 November 2019 20:33 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

JAYAPURA,- Masyarakat Papua diimbau tidak terprovokasi jelang peringatan Hari Ulang Tahun Organisasi Papua Merdeka (HUT OPM) yang jatuh tiap 1 Desember.

“Jangan sampai masyarakat terprovokasi dengan oknum - oknum tertentu yang mempunyai kepentingan membuat situasi di tanah Papua ini tidak aman,” tegas Sekda Papua, Hery Dosinaen, S.IP. M.KP. M.Si, kepada wartawan di Jayapura, Rabu (13/11).

Ia meminta pada 1 Desember tersebut sebaiknya dilakukan ibadah, oleh sebab itu gereja dan semua umat beragama dan masyarakat jangan terpengaruh dengan isu - isu yang sengaja dimainakan oleh pihak - pihak yang mempunyai kepentingan tertentu.

“Apalagi dengan pengalaman pahit yang sudah kita alami, persoalan rasis yang berapa kali terjadi yang berujung kepada anarkis dan juga separatis,” Terangnya.

Menurutnya, isu-isu yang sengaja membuat Papua tidak aman tidak terlepas dari ulah provokator yang sengaja membuat gesekan horisonntal dan vertikal.

“Hal ini yang harus di lihat secara arif oleh semua komponen masyarakat,” Tandasnya.

Sebelumnya Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw mengatakan ada ancaman keamanan yang perlu diantisipasi menjelang peringatan Hari Ulang Tahun Organisasi Papua Merdeka (HUT OPM). Seperti diketahui, HUT OPM jatuh tiap 1 Desember.

"Ada (ancaman keamanan), mereka ingin merayakan hari ulang tahun kemerdekaan bangsa Papua Barat atau West Papua yang sudah mereka peringati sejak 1962 itu versi mereka," ujar Paulus.

Paulus tak menyebutkan secara spesifik ancaman keamanan yang dia maksud. Namun Paulus memastikan Polda Papua telah menyiapkan sejumlah langkah untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

"Upaya yang kita lakukan juga yang kita sudah menyiapkan berbagai cara-cara bertindak untuk mengantisipasi itu semua. Sambil kita pendekatan membangun komunikasi kemudian juga melakukan cipta kondisi," jelas Paulus.

Dibaca 99 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX