Polisi Sita Ratusan Miras Ilegal Di Yalimo | Pasific Pos.com

| 14 December, 2019 |

Barang bukti saat diamankan Barang bukti saat diamankan

Polisi Sita Ratusan Miras Ilegal Di Yalimo

Kriminal Penulis  Rabu, 13 November 2019 03:27 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

JAYAPURA - Anggota Polsek Elelim dibackup BKO Brimob Polda Papua berhasil mengamankan ratusan karton berisikan minuman keras ilegal yang hendak diseludupkan di Kabupaten Yalimo untuk diedarkan, Minggu (10/11) lalu.

Selain mengamankan barang bukti, pihak kepolisian berhasil menangkap delapan orang pria, dimana satu diantaranya yakni LS diduga pemilik dari miras Ilegal tersebut.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal, menerangkan penangkapan pelaku dan barang bukti berawal dari kegiatan patroli rutin pihak kepolisian diseputaran Kali Wara Distrik Elelim, dimana ketika itu anggota gabungan mencurigai empat mobil yang sedang terparkir didekat perkampungan warga, saat dilakukan pemeriksaan didapati ratusan karton yang berisi minuman keras tanpa dilengkapi dokumen resmi.

"Dari hasil pemeriksaan diketahui muatan empat mobil itu berisi 134 Kantor minum keras jenis Guinness dan Robinson Vodka. Selain mengamankan barang bukti delapan orang pria pun turut diamankan," ujarnya Kamal, dalam rillis yang diterima, Selasa (12/11) pagi.

Ia pun menjelaskan saat ini kasus penyeludupan ratusan miras Ilegal itu dalam penanganan Polres Jayawijaya guna pengembangan lebih lanjut.

"Barang bukti hanya beberapa yang diamankan untuk dijadikan sampel, sementara sisanya dimusnahkan berdasarkan musyawarah Pemda dan para tokoh di Yalimo," unjarnya.

Ia pun menambahkan, dari hasil pemeriksaan diketahui pemilik mm iras tersebut berinisial LS, sementara tujuh orang lainnya hanya dijadikan saksi.

"Tujuh orang iyang diamankan hanya dijadikan saksi lantaran ketujuhnya hanya supir dimana LS menggunakan jasa transportasi," ucapnya.

Mantan Kapolres Halmahera Selatan, Maluku Utara ini pun menjelaskan atas perbuatannya pelaku dapat dijerat dengan pasal 204 ayat (1) KUHP Pidana dan atau pasal 106 UU RI No. 7 tahun 20014 tentang perdagangan dan atau perda Kabuapten Yalimo  no 11 tahun 2019 dengan ancaman penjara 15 tahundan denda Rp. 50.000.000,-.

Dibaca 122 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX