Ini Penjelasan PLN UPP Papua Terkait Pembangunan PLTMG 135 MW | Pasific Pos.com

| 14 December, 2019 |

PLTMG Holtekamp kapasitas 40 MW. (Dok.PLN UPP Papua) PLTMG Holtekamp kapasitas 40 MW. (Dok.PLN UPP Papua)

Ini Penjelasan PLN UPP Papua Terkait Pembangunan PLTMG 135 MW

Ekonomi & Bisnis Penulis  Minggu, 10 November 2019 12:50 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Jayapura – PT PLN Unit Pelaksana Proyek (UPP) Pembangkit dan Jaringan membangun pembangkit baru di Provinsi Papua dengan total 135 Megawatt (MW).

Manager PLN UPP Pembangkit dan Jaringan Papua, Hendra Fitria menjelaskan bahwa seluruh pembangkit baru yang dibangun dengan bahan bakar minyak dan gas (PLTMG) lantaran bahan bakar gas mudah didapatkan yakni berada di Sorong, Papua Barat.

“Papua punya bahan bakar gas, selama ini kita belum menggunakan gas, oleh sebab itu kami menyiapkan pembangkit menggunakan bahan bakar gas, tetapi setiap pengoperasian pertama masih menggunakan solar, makanya dibuat PLTMG,” jelas Hendra, Jumat (8/11/2019).

Adapun PLTMG yang dibangun yaitu  PLTMG Jayapura Peaker 40 MW, PLTMG Merauke 40 MW, PLTMG Biak 25 MW, PLTMG Serui 10 MW, PLTMG Nabire 10 MW dan PLTMG Timika 10 MW.

Hendra mengatakan untuk PLTMG Jayapura Peaker saat ini sedang uji coba akhir dan akan beroperasi secara komersial pada akhir November ini.

“Jika tidak ada hambatan, pekan depan sudah bisa sinkron dengan sistim Jayapura, target kami akhir bulan sudah bisa uji keandalan, apabila ini selesai, akan ada uji performance mesin, otomatis sudah beroperasi secara komersial,” kata Hendra.

Sementara, PLTMG di Merauke, kata Hendra, saat ini sedang proses uji keandalan untuk 20 MW, 20 MW lagi telah selesai dibangun. Pihaknya memastikan pembangunan pembangkit baru tersebut selesai akhir tahun ini.

“Kecuali di Timika rencana selesai pada bulan April 2020 dan di Serui akhir tahun 2020,” ucapnya. (Zulkifli)

Dibaca 128 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.