Realisasi SIBIMA Dengan Merangkul Mahasiswa | Pasific Pos.com

| 22 November, 2019 |

Kepala Balai Jasa Konstruksi Wilayah 7 Papua, Yusuf Rachman, ST, MT (foto:iis) Kepala Balai Jasa Konstruksi Wilayah 7 Papua, Yusuf Rachman, ST, MT (foto:iis)

Realisasi SIBIMA Dengan Merangkul Mahasiswa

Papua Selatan Penulis  Jumat, 08 November 2019 02:14 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

MERAUKE,ARAFURA,-Kepala Balai Jasa Konstruksi Wilayah 7 Papua, Yusuf Rachman, ST, MT mengemukakan bahwa Unmus khususnya jajaran fakultas teknik telah menjalin kerja sama dengan pihak balai terkait dengan implementasi Sistem Informasi Belajar Intensif Mandiri (SIBIMA) untuk mendapatkan sertifikat keahlian. Jadi ketika mahasiswa yang bersangkutan akan menjalani yudisium maka dengan program SIBIMA pada dasarnya sudah dianggap lulus mengingat mereka belajar sendiri secara online. “Namun diberi waktu seminggu atau paling lama sebulan dan ketika dinyatakan lulus dari pusat maka sertikatnya sudah bisa dicetak.

Selanjutnya yang sudah dinyatakan lulus akan diuji sertifikasi guna mendapatkan sertifikat ahli selama setahun di bidangnya masing-masing,”jelasnya kepada wartawan di Swiss-Belhotel belum lama ini. Lebih lanjut dikemukakan, jumlah yang dilibatkan kali ini sebanyak 130 orang dan semua dibiayai oleh pihak balai.  Dengan demikian begitu mahasiswa lulus maka sudah mendapatkan sertifikat ahli dan ini berlaku di seluruh Indonesia. Dapat dikatakan sebagai tahapan final dari program SIBIMA yang juga sudah diakui oleh MURI karena mampu mencapai peserta terbanyak dan dinilai sebagai program yang sangat baik.

Oleh sebab itu pihaknya gencar merangkul para mahasiswa agar dapat memiliki bekal untuk kepentingan kerja nanti. Tidak hanya di Unmus Merauke saja namun program ini juga dilaksanakan secara meluas hingga di Sorong, Maluku dan Jayapura sehingga sertifikasi berjalan serentak. “Ini sangat bermanfaat ketika lulusan memasuki dunia kerja karena tidak hanya bermodalkan ijazah tetapi juga dengan sertifikat keahlian,”pungkas Yusuf.

Dibaca 21 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.