Dinkes Mimika Data Pengidap HIV Tahun 2019 Sebanyak 196 Orang | Pasific Pos.com

| 21 November, 2019 |

para peserta saat mendengar pemaparan dari pemateri para peserta saat mendengar pemaparan dari pemateri

Dinkes Mimika Data Pengidap HIV Tahun 2019 Sebanyak 196 Orang

Pendidikan & Kesehatan Penulis  Jumat, 08 November 2019 01:44 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Timika, Kepala Seksi  Pengendalian  Penyakit  Manular  Dinkes  Mimika, Obet Magai mengaku sebanyak 196 Orang Dengan HIV-Aids (ODHA) mengidap HIV, data tersebut berdasarkan laporan hasil temuan dari 23 Puskesmas di wilayah Kabupaten Mimika, terhitung sejak bulan januari hingga september 2019. Sementara itu dalam kurun waktu 23 tahun tercatat ODHA mencapai 6 ribu lebih.

“Untuk sementara saya tidak bisa pastikan jumlah pengidap yang merupakan Bayi, Anak-anak, Dewasa ataupun orang tua karena itu berupa data. Tapi yang jelas, sejak bulan januari sampai bulan September itu tercatat sebanyak 196 ODHA. Kalau dari tahun 1995 sampai 2019 mencapai 6014  ODHA,” ungkap Obet saat ditemui usai pertemuan notifikasi pada pasangan di layanan HIV-AIDS dan IMS Kabupaten Mimika di Hotel Serayu, Kamis (7/11).

Ia menjelaskan, dasar kegiatan tersebut sebagai langka strategis untuk mengurangi kesenjangan dan mendorong perawatan HIV sedini mungkin guna mendukung kepatuhan dalam proses terapi pada layanan kesehatan di Mimika.

Kegaitan ini juga untuk validasi data sejak tahun 2017, 2018 serta 2019. Selanjutnya mengevaluasi peningkatan kerja di setiap wilayah kerja. Sebab, Dinkes Mimika juga memiliki target 982 ODHA dan yang diketahui hasilnya ada sekitar 300an. Itu berati perlu adanya peningkatan kolaborasi layanan pada KIA dan Poli umum sehingga bisa mencapai target.

“Tapi untuk saat ini fast track tingkat nasional menunjukan bahwa Mimika telah mencapai 177 ODHA. Itu berarti telah melebihi target. Untuk ODHA yang masuk perawatan juga telah mencapai target. Intinya kita di Mimika telah mencapai target secara nasional. Tinggal kita perkuat pelayanan saja,” jelasnya.

Untuk tahun 2019, ada empat pusat pelayanan HIV yang harus diaktifkan. Salah satunya adalah di Puskesmas Mapurjaya karena disesuaikan dengan luasan layanannya dari Poumako sampai Paugapu dan Ayuka. Sedangkan untuk Puskesmas Timika Jaya, Timika dan Jile Ale sudah melakukan pelayanan tes dan pengobatan HIV.

“Sejak tahun 2017, seluruh puskesmas di Mimika sudah melayani pemeriksaan dan pengobatan untuk pengidap HIV. Semua tenaganya sudah melalui pembinaan, baik Dokter, Analis dan Apoteker. Makanya kami berharap supaya masyarakat harus semangat untuk melakukan pemeCaption: Obet Magai. (Ricky)

Dibaca 60 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX