Peran MRP Dinilai Belum Maksimal Untuk OAP | Pasific Pos.com

| 21 November, 2019 |

Natan Pahabol Natan Pahabol

Peran MRP Dinilai Belum Maksimal Untuk OAP

Sosial & Politik Penulis  Rabu, 06 November 2019 23:15 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Jayapura, - Meski sudah 14 tahun Majelis Rakyat Papua (MRP) berdiri diatas Tanah Papua, namun lembaga ini dinilai belum maksimal dalam melaksanakan tugas-tugasnya sebagai lembaga representatif  kultural orang asli Papua.

Anggota Anggota DPR Papua, Natan Pahabol mengatakan, MRP hadir karena Otsus dan MRP merupakan lembaga kultur yang bicara dan memperjuangkan hak-hak dasar orang asli Papua.

Namun Politisi Partai Gerindra ini menilai jika peran lembaga tersebut masih belum maksimal untuk masyarakat asli Papua.

"Namanya memang hebat dan diisi orang-oramg hebat pula tapi yang belum nampak regulasi yang dibuat MRP," kata Natan Pahabol di Kantor DPR Papua, Rabu (6/11/19).

Apalagi lanjut Natan, sampai sekarang belum jelas berapa regulasi yang sudah dibuat oleh MRP untuk memproteksi, dan keberpihakan pada orang asli Papua.

Sebab kata Natan yang juga merupakam mantan anggota MRP,  jika capaian MRP terhadap keberpihakan pada OAP, perlindungan, pemberdayaan, keberpihakan terhadap orang Papua juga masih dipertanyakan.

"Ini yang belum nampak. Mesti ada sikap jelas MRP. Memang MRP tidak bisa jalan sendiri. Tapi kalau MRP buat aturan dan aturan itu ditegakkan saya pikir bisa dilaksanakan," ujar Natan.

Hanya saja kata Natan, tidak semua kesalahan ada pada MRP,  tapi lembaga ini mesti membuat regulasi jelas.

Untuk itu ia menyarankan MRP perlu dievaluasi dengan melibatkan akademisi dan gubernur untuk melihat capaian MRP, terutama setiap pokja.

"Misalnya Pojka perempuan capaian indikatornya yang sudah mereka lakukan selama ini, Bagaimna keberpihakan yang dibuat. Jadi capaian kedepan MRP ini mesti ditahu," tandasnya.

Diakui, jika hubungan MRP dengan DPR Papua dan eksekutif selama ini, juga terkesan tidak sinkron. Setiap pihak jalan sendiri-sendiri.

"Jadi MRP, DPRP dan Provinsi tak pernah jalan bersama. Tak ada keharmonisan. Begitu juga saat sidang-sidang di DPRP,  MRP jarang hadir," ungkapnya. (TIARA)

Dibaca 35 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.