Petani Dan Istri Jadi Korban Pembacokan dan Pemerkosaan | Pasific Pos.com

| 14 December, 2019 |

Kasubbag Humas  AKP Suhardi (foto:ist) Kasubbag Humas AKP Suhardi (foto:ist)

Petani Dan Istri Jadi Korban Pembacokan dan Pemerkosaan

Papua Selatan Penulis  Rabu, 06 November 2019 10:53 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

MERAUKE,ARAFURA,-Pada tanggal 4 November 2019 pukul 06.00 WIT di Kampung Hidup Baru Distrik Tanah Miring telah terjadi aksi pembacokan terhadap Mahmud Jais seorang petani yang berdomisili di Waninggap Sai SP 4, Jalur 1 Distrik Tanah Miring. Pembacokan dari pelaku mengakibatkan luka bacok pada pipi sebelah kiri dan tangan sebelah kiri dan berujung pada pemerkosaan yang dialami oleh Maisaroh (70 tahun).

Adapun kronologis kejadian yakni pada pukul 06.00 WIT, korban dan istri berangkat menuju arah Kantor BMKG bina lahan yang masih dalam proses pembangunan untuk bekerja dengan menggunakan sepeda ontel.  Namun pukul 06.10 WIT saat melintas di tikungan pintu air bina lahan secara tiba-tiba pelaku muncul dan langsung membacok korban dan membawa sang istri ke semak belukar untuk diperkosa.

Kemudian pukul 06.15 WIT masyarakat (dalam LID) saat melintas di TKP selanjutnya menolong korban untuk selanjutnya dibawa menuju Puskesmas SP 7 kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tanah Miring. Pukul 07.00 WIT, istri korban berhasil melarikan diri selanjutnya meminta pertolongan kepada saudara Jun (Linmas Kampung Waninggap dan istri korban juga dibawa ke Puskesmas SP-7 untuk mendapatkan perawatan medis. Pukul 07.10 WIT suami korban dibawa menuju RSUD Merauke dengan menggunakan mobil ambulance. Pukul 07.40 WIT, mobil ambulance RSUD Merauke tiba di IGD RSUD Merauke selanjutnya korban diterima oleh dr. Selvi (dokter jaga) untuk dilakukan perawatan medis. Pukul 07.20 WIT, anggota kepolisian tiba di TKP untuk selanjutnya melakukan penyisiran terhadap pelaku.

Dibaca 74 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.