Pelatihan Kader Pembangunan Manusia Digelar | Pasific Pos.com

| 9 December, 2019 |

Para peserta saat mengikuti kegiatan (foto:iis) Para peserta saat mengikuti kegiatan (foto:iis)

Pelatihan Kader Pembangunan Manusia Digelar

Papua Selatan Penulis  Senin, 04 November 2019 12:01 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

MERAUKE,ARAFURA,-Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung Kabupaten Merauke menggelar kegiatan  Program Inovasi Desa Pelatihan Kader Pembangunan Manusia (KPM) dipusatkan di Aula Pankat Sabtu lalu. Kabid Pemberdayaan Masyarakat, Abraham Koibur, S,Sos dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa pemerintah pusat dan pemerintah daerah telah mengucurkan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Kampung (ADK) ke kampung-kampung sejak tahun 2015, sampai dengan sekarang ini. Dengan adanya kuncuran dana tersebut diharapkan pemerintah kampung mampu mengurus kepentingan masyarakatnya secara efektif guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kampung dan meningkatkan Sumber daya Manusia.

Namun selama ini kita bisa melihat bahwa pemanfaatan dana desa lebih banyak digunakan untuk kegiatan pembangunan sarana dan prasarana. Dengan adanya Peraturan pemerintah pusat dalam hal ini kementrian Desa terkait prioritas penggunaan dana desa Tahun 2020 NO 11 Tahun 2019 (Pasal 11), dimana dijelaskan perlu adanya: 1. peningkatan pelayanan publik bidang kesehatan desa yaitu berupa perbaikan gizi dan pencegahan gizi kronis (stunting), peningkatan pola hidup bersih dan sehat serta pencegahan kematian ibu dan anak 2. Peningkatan pelayanan publik bidang pendidikan dan kebudayaan di desa meliputi penyelenggaraan pendidikan anak usia dini (PAUD), penanganan anak usia sekolah yang tidak sekolah, putus sekolah karena ketidakmampuan ekonomi dan pengembangan kebudayaan desa sesuai dengan kearifaan lokal.

Lalu yang berikutnya peningkatan pelayanan publik bidang sosial di desa sebagaimana dimaksud yaitu perlindungan terhadap kelompok masyarakat rentan meliputi perempuan, lanjut usia ,anak dan warga masyarakat berkebutuhan khusus. Oleh sebab itu perlu dilakukan pelatihan KPM guna membantu kampung dalam pencegahan stunting sejak dini. Sebab isu mengenai stunting ini ramai dibicarakan dan menurut data WHO, diketahui untuk negara-negara seasia tenggara ternyata Indonesia menduduki posisi ketiga. Oleh sebab itu pemerintah pusat menilai perlu adanya penanganan khusus untuk pencegahan masalah stunting dan diharapkan semua pemangku kepentingan di kampung bisa melihat masalah ini dengan serius sehingga menjadi tanggung jawab kita bersama.

Dibaca 31 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.