Diduga Kecelakaan, Seorang Warga Ditemukan Tewas | Pasific Pos.com

| 9 December, 2019 |

Korban saat ditemukan di lokasi kecelakaan (foto:ist) Korban saat ditemukan di lokasi kecelakaan (foto:ist)

Diduga Kecelakaan, Seorang Warga Ditemukan Tewas

Papua Selatan Penulis  Senin, 04 November 2019 12:00 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

MERAUKE,ARAFURA,-Kepala Kepolisian Resor Merauke AKBP Bahara Marpaung, SH melalui Kapolsek Sota Iptu Makruf Soeroto dan anggotanya menangani kasus yang diduga Kecelakaan dan menyebabkan seorang warga meninggal dunia di Km  48 Jalan Trans Papua Merauke-Sota, Rabu (30/10) sekitar pukul 19.15 WIT. Diketahui pelapor / saksi atas nama Trisno,  40 tahun dan tinggal di jalur 1 Kampung Sota Distrik Sota menjelaskan bahwa pada saat melintas di Km 48, saksi melihat ada seorang laki-laki tergeletak dengan darah mengalir di sekitar kepala.

Setelah menerima laporan tersebut piket bersama Kapolsek dan tim medis dari Puskesmas Sota tiba di TKP pada pukul 19.45 WIT. Begitu  tiba, piket langsung memeriksa keadaan di TKP dan diketahui bahwa korban yang meninggal dunia tersebut tanpa identitas, berjenis kelamin laki-laki, usia sekitar 35 tahun, menggunakan jaket parasut  warna biru, kaos berkerah warna merah dan celana selutut warna coklat kehijauan.

“Kasus ini sudah kami serahkan ke satuan lantas Polres Merauke. Ia benar terkait kasus ini masih dilakukan penyelidikan lebih lanjut, terkait pengembangan kasusnya kita akan berkoordinasi dengan pihak Reskrim,”ujar Kapolsek. Sementara itu terkait dengan hasil pengecekan yang dilakukan dr. Inrasari Nainggolan,  ditemukan luka di belakang kepala dan mengeluarkan darah, luka lecet di perut sebelah kanan, luka terbuka  di perut kanan depan dan terdapat luka lecet pada kaki sebelah kanan.

Adapun Barang-barang yang ditemukan di TKP berupa 1 motor Yamaha RX KING warna merah hitam (tanpa plat), 1 motor Yamaha Vega R PA 3848 B warna hitam (rantai putus), 2 buah helm, tas ransel berisi alat motor. Namun tidak ditemukan bekas tabrakan kendaraan maupun bekas pengereman.

Dibaca 41 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.