Pemkot Jayapura Larang Bersepeda Lewati Jalan Ring Road | Pasific Pos.com

| 6 December, 2019 |

Ir. H. Rustan Saru, MM Ir. H. Rustan Saru, MM

Pemkot Jayapura Larang Bersepeda Lewati Jalan Ring Road

Kota Jayapura Penulis  Rabu, 30 Oktober 2019 19:23 0
Beri rating artikel ini
(1 Voting)

Jayapura,-  Pemerintah Kota Jayapura melarang masyarakat yang bersepeda melewati jalan Ring Road, Hamadi-Skyline, Kota Jayapura.

Wakil Wali Kota Jayapura Ir. H. Rustan Saru, MM. mengakui jika belum ada jalur khusus yang bisa digunakan bersepeda melewati jalur Ring Road.

“saya harap jangan ada warga yang naik sepeda melewati jalur ring road, karena sangat membahayakan keselamatan baik yang bersepeda maupun pengendara lain yang lewat jalur itu,” kata Rustan Saru kepada wartawan di Jayapura, Rabu (30/10/2019).

Kedepannya, kata Rustan, akan dibuat regulasi khusus, agar masyarakat bisa melihat pemandangan kampung tobati enggros maupun jembatan youtefa. “bisa jadi akan dibuatkan jalur khusus kepada warga yang ingin lewat dengan menggunakan sepeda,” ujarnya.

Oleh karena itu, dia mengimbau kepada masyarakat untuk sementara tidak melewati jalur  ring road dengan sepeda karena belum ada jalur khusus sepeda.

“mungkin perlu dipikirkan dibuatkan jalur khusus, maka perlu dibuatkan pembatas marka jalan yang jelas,"ucapnya.

Wawali berharap dengan adanya jalur ring road, bisa memberikan kenyamanan kepada masyarakat Kota Jayapura dalam mengatasi kemacetan di Kota Jayapura.

“saya imbau kepada warga kota Jayapura jangan lagi jalur ring road dibuat untuk tempat memancing, foto, tempat nongkrong, tempat jualan, karena secara tegas pihak keamanan akan lakukan patrol, dan jika kedapatan warga berhenti di jalur ring road maka akan ditilang,”  tegasnya.

Lanjutnya, saya juga minta kepada masyarakat yang melintas jalur ring road yang buang sampah sembarang. “mari kita sama-sama menjaga kebersihan sepanjang jalur ring road,” imbaunya.

Dibaca 54 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

Trending Topik