Tingkatkan Potensi Sumber Daya Aparatur Lewat Bimtek | Pasific Pos.com

| 6 December, 2019 |

Peserta bimtek saat mengikuti kegiatan (foto:iis) Peserta bimtek saat mengikuti kegiatan (foto:iis)

Tingkatkan Potensi Sumber Daya Aparatur Lewat Bimtek

Papua Selatan Penulis  Minggu, 27 Oktober 2019 21:16 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

 MERAUKE,ARAFURA,-Dinas Kominfo Kabupaten Merauke belum lama ini menggelar bimbingan teknis penyusunan Daftar Informasi Publik (DIP) Pejabat Pengelolaan Informasi dan Dokumentasi (PPID) Pemkab Merauke di Swiss-Belhotel dengan peserta antara lain  sekretaris dinas, badan, kepala bagian, sekretaris distrik dan kelurahan. Tujuan bimtek untuk meningkatkan potensi sumber daya aparatur dalam mengelola informasi dan dokumentasi pada OPD serta meningkatkan pemahaman dalam menyusun daftar informasi publik terhadap informasi yang dikuasai.

Asisten II Setda Kabupaten Merauke, Sunarjo, S.Sos dalam kesempatan itu mengemukakan bahwa kegiatan kali ini menghadirkan orang-orang yang berkompeten dari Kominfo Papua untuk berbagi dengan harapan semua peserta yang hadir betul-betul memiliki semangat sehingga tidak terkesan progress dan proyek kegiatan ini hanya selesai begitu saja. Jadi harus ada tindak lanjut terlebih lagi nama kegiatan yang diusung ini sangat luar biasa, yakni bimtek dan terkait dengan  penyusunan DIP.

“Jadi kita dibimbing secara teknis agar mengetahui sehingga dibutuhkan narasumber yang benar-benar tahu. Untuk itu ketika sudah tahu maka jangan bersikap pura-pura tidak tahu atau parahnya lagi malas tahu. Sebab dampak dari apa yang kita keluarkan dalam hal ini dari anggaran yang ada, harus signifikan terhadap out come dan impact sesuai yang kita inginkan,”ujarnya. Ia menjelaskan, hal-hal tersebut yang sebenarnya menjadi penting dan menjadi fokus sasaran bimtek karena berkaitan dengan informasi yang menjadi hak asasi semua orang. Dalam hal ini ada hal-hal yang memang perlu diberitahukan kepada publik namun jangan menginformasikan hal-hal yang dapat menggiring pada opini yang memicu konflik sosial atau menjelek-jelekkan pribadi perpribadi organisasi.

Dibaca 41 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX

Trending Topik