BI Akan Berlakukan Sistem Pembayaran Non Tunai di Daerah Wisata | Pasific Pos.com

| 13 December, 2019 |

 Naek Tigor Sinaga. Naek Tigor Sinaga.

BI Akan Berlakukan Sistem Pembayaran Non Tunai di Daerah Wisata

Ekonomi & Bisnis Penulis  Sabtu, 26 Oktober 2019 02:11 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)
Jayapura -  Kepala Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Papua, Naek Tigor Sinaga menyampaikan BI sedang berkonsentrasi mengembangkan daerah wisata dan juga sistem pembayaran non tunai di daerah wisata seperti di Bukit Jokowi. 
 
Ia juga mengatakan bahwa mendukung perbankan dalam mengembangkan objek wisata di Papua.
 
Hal itu disampaikan Naek dalam kegiatan penyerahan bantuan CSR Bank Papua  berupa 6 unit pondok kelapa kepada Pemerintah Kota Jayapura yang diteruskan ke pengelola pondok kelapa Bukit Jokowi yang berada di kawasan Skyland, Kota Jayapura, Kamis (24/10/2019). 
 
“Kami sangat menyambut baik terutama pengembangan pariwisata, karena ternyata pariwisata ini merupakan salah satu cara untuk kita mendapatkan devisa yang mudah, murah dan cepat dibandingkan kalau kita ekspor barang-barang tambang dari Timika, itu kan prosesnya begitu rumit membutuhkan teknologi tinggi,” kata Naek. 
 
Ditambahkan, untuk mendatangkan devisa, saat ini hampir mencapai target tahun 2020 sebesar 20 miliar dolar Amerika, nomor dua terbesar sektor pariwisata dibawah dari ekspor crude palm oil (CPO). 
 
sedang berkonsentrasi mengembangkan daerah wisata dan juga sistem pembayaran non tunai di daerah wisata seperti di Bukit Jokowi. 
 
“Kalau sudah semakin ramai di kawasan ini dan dijadikan kawasan wisata, maka transaksi pembayaran di kawasan ini dikembangkan menjadi non tunai dan bisa menjadi proyek percontohan kawasan non tunai sesuai target Pemerintah Kota Jayapura menjadikan Kota Jayapura sebagai smart city,” imbuhnya. 
 
Ditambahkan, BI juga berkosentrasi pada daerah yang bisa menjadi pusat pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat terlebih pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) bisa mendapatkan modal kerja berupa kredit dari dana masyarakat. (Zulkifli)
Dibaca 3436 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX