BMKG Timika Deteksi 38 Titik Api Di Wilayah Merauke | Pasific Pos.com

| 21 November, 2019 |

Forecaster Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika  (BMKG) Kabupaten Mimika Fitria Nur Fadlilah Forecaster Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kabupaten Mimika Fitria Nur Fadlilah

BMKG Timika Deteksi 38 Titik Api Di Wilayah Merauke

Lintas Daerah Penulis  Rabu, 23 Oktober 2019 21:43 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Timika, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Timika mendeteksi adanya puluhan titik api di wilayah Merauke, berdasarkan rilis tanggal 22 Oktober kemarin. Demikian disampaikan oleh Forecaster Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kabupaten Mimika, Fitria Nur Fadlilah.

"Iya, ada di wilayah merauke, ini adalah pantauan kemarin jam 00.00-22.00 UTC atau dari jam 09.00-07.00 Wit memang sudah mulai terlihat banyak titik api," kata Nur Fadlilah, saat ditemui di kantor BMKG Stasiun Meteorologi Timika, Rabu (23/10).

Ia menjelaskan, kebakaran hutan yang terjadi di wilayah Merauke dan sekitarnya telah berlangsung setiap tahun,  yang mana masyarakat mempergunakan kesempatan tersebut untuk membakar jerami usai panen.

Kondisi tersebut apabila berlangsung dalam waktu lama, maka akan berdampak pada kondisi cuaca di Mimika. Karena. angin yang berhembus dari wilayah selatan dan tenggara Papua menujin utara tentunya akan melintasi wilayah Mimika.

"Kita berharap kondisi ini tidak terjadi seperti tahun 2015 lalu yang membuat bandara sempat ditutup," jelasnya.

Ia juga menambahkan kalau saat ini akibat terjadinya kebakaran hutan di wilayah Merauke, membuat visibility (jarak pandang) menjadi 5 Km dari kondisi normal yang bisa mencapai 8 Km.

"Kondisi udara tercampur dengan partikel diudara jadi sering kabur disebabkan karena asap," tambahnya.
 
Ia menjelaskan, hingga kemarin terdapat 38 titik api (hotspot) yang terdeteksi untuk tingkat kepercayaan hingga 100%. Apabila kondisi cuaca cerah maka pihak BMKG bisa mendeteksi ratusan titik api.

"Ada 38 Titik api," jelasnya. (Ricky)

Dibaca 49 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.