5 Paroki di Mimika Ikut Pesparani 2019 | Pasific Pos.com

| 17 November, 2019 |

5 Paroki di Mimika Ikut Pesparani 2019

Lintas Daerah Penulis  Selasa, 22 Oktober 2019 15:21 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

MIMIKA, Sebanyak lima Paroki di Mimika mengikuti Lomba Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik Daerah I Kabupaten Mimika selama tiga hari (20-23) di Silas Papolis SP III.

Kegiatan dengan tema ‘Hatiku Siap, Ya ALLAH, Aku Mau Bernyanyi, Aku Mau Bermazmur, Bangunlah, Hai Jiwaku (Maz 108:2) dimaksudkan untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan umat katolik kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Sedangkan tujuannya adalah untuk mengembagkan pemahaman, penghayatan dan pengamalan umat katolik terhadap ibadah/liturgi gerejani.

Sub tema giat rohani ini adalah ‘Melalui Pesparani Daerah Tingkat I Kabupaten Mimika 2019, Kita Tingkatkan Kesatuan dan Keutuhan Umat katolik se-Dekanat Mimika-Agimuga.

Pembukaan kegiatan yang diselenggarakan di Graha Eme Neme Yauware, Minggu (20/10), diawali dengan Perayaan Ekaristi Kudus yang dipimpin oleh empat pastor yakni Pastor Andreas Madya SCJ didampingi Pastor Bonifasius Juspani Lase SCJ, Paulus Dodot Kusworo SCJ dan Pastor Stefanus Sabinus OFM.

Ketua Panitia Ediwardus Reliubun melaporkan lima paroki yang mengikuti Pesparawi Mimika I  adalah Paroki Mapurujaya, Stefanus Sempan, Tigas Raja, St Sisilia dan Paroki St Petrus.

Adapun lima kategori yang dilombahkan adalah lomba cerdas cermat kitab suci (anak dan remaja) menyanyikan mazmur (anak dan remaja, dewasa dan OMK) serta  tutur kitab suci.

Sementara dasar hukum kegiatan ini didasari pada Peraturan Menteri Agama tahun 2016 tentang LPK3N, Keputusan Bupati Mimika nomor 179 tahun 2018 tentang pembentukan Lembaga Pesparani Katolik Kabupaten Mimika.

Sebelum menandai pembukaan kegiatan dengan pemukulan tifa, Wakil Bupati Mimika Johannes Rettob lewat sambutan Bupati Mimika Eltinus Omaleng yang dibacakannya, mengutarakan bahwa pemerintah daerah sangat mendukung kegiatan ini.

“Atas nama pemerintah, saya menyambut baik pelaksanaan Pesparani Mimika I karena kegiatan ini sangat besar manfaatnya bagi iman umat dan pengembangan gereja. Kegiatan ini bukan hanya tentang pengembangan pesparani, namun juga sangat mendukung program pemerintah daerah yakni Mimika religi,” terangnya.

Menurutnya, membangun dan meningkatkan keimanan kepada Tuhan Yang Maha Esa, sangat memegang peran penting dalam kehidupan di tengah masyarakat Mimika yang sangat majemuk dan beragam.

“Harapan kita semua, kegiatan ini juga dapat menumbuhkan rasa cinta kasih antar sesama, rasa persaudaraan, sepenanggungan dan rasa damai bagi kita semua sebagai umat Tuhan,” ujarnya.

Pada kesempatan ini, Wabup John Rettob juga mengkritisi panitia yang menurutnya kurang optimal dalam menjalankan kegiatan ini.

“Acara keagamaan sebesar ini hanya dirayakan seperti ini, sound sistemnya juga tidak bagus, padahal seharusnya dirayakan secara cukup baik. Tapi mungkin ini yang pertama sehingga banyak sekali kekurangan . Sebagai ketua LP3KD, saya minta maaf,” ungkapnya.

Wabup mengatakan, pemenang pada lomba ini akan mewakili Mimika di tingkat Provinsi Papua yang rencananya akan digelar pada November nanti.

“Di Jayapura technical meting Pesparani sudah dilakukan. Pesparani tingkat Papua akan dilakukan tanggal 14-18 November. Jadi siapa yang menang nanti akan mewakili Mimika di provinsi. Pemda Mimikansangat mendukung hal ini,” ungkapnya.

Wabup John juga menjelaskan, Pesparani baru disetujui dewan uskup pada 2016 yang kemudian disahkan dalam peraturan Menetri Agama RI untuk dilaksanakan.

Tingkat Nasional I juga baru dilakukan pada 2018 lalu di Ambon, Maluku. Saat itu Mimika mewakili Papua membawakan gregoria dan berhasil mendapatkan emas.

“Ini merupakan momen menyatukan dan mengumpulkan semua umat katolik di satu tempat. Ini juga merupakan ajang motivasi dan pengembangan iman. Intihnya kakna pesparani diharapkan dapat diterapkan di paroki masing-masing. Untuk Pesparawi Mimika kita akan lakukan setiap 2 tahun. Dan ke depan kita harus buat lebih meriah dengan menyertakan banyak mata lomba untuk memuji dan memuliahkan Tuhan,” tandasnya.

Dibaca 46 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.