Kampung Adat Harus Menjadi Kekuatan Baru | Pasific Pos.com

| 15 November, 2019 |

Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE. M, Si Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE. M, Si

Kampung Adat Harus Menjadi Kekuatan Baru

Kabupaten Jayapura Penulis  Selasa, 22 Oktober 2019 15:01 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

SENTANI – Kampung Adat sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari program Kebangkitan Masyarakat Adat (KMA) di Kabupaten Jayapura hendaknya menjadi kekuatan baru dalam mengisi setiap derap langkah pembangunan di daerah ini.

Demikian ditegaskan, pencetus kebangkitan masyarakat adat yang juga sebagai Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si kepada awak media di Lapangan Upacara Gunung Merah Sentani, Sabtu (19/10) pagi.

Bupati menegaskan, tidak penting bagi masyarakat adat untuk bereuforia lebih dengan hal-hal yang berkaitan dengan politik, pemerintahan dan sebagainya.
Tetapi harus menaruh perhatian terhadap program-program keberpihakan yang kini dijalankan Pemerintah Kabupaten Jayapura, salah satunya Kampung Adat.
Menurutnya, refleksi kebangkitan masyarakat adat setelah 6 tahun adalah menjadikan kampung adat sebagai kekuatan baru dalam membangun kampung disegala bidang.

“Kampung adat harus bangkit mengurus ekonomi, sosial, budaya secara mandiri berdasarkan pada nilai-nilai kearifan lokal yang telah terbangun secara turun-temurun,” tegasnya.

Bupati mengajak, semua pihak agar memberikan pikiran-pikiran positif terhadap upaya perbaikan kebijakan daerah dalam menatan dan pengembangan kebangkitan masyarakat adat di daerah ini.

Dirinya menyebutkan, sampai dengan saat ini, Kabupaten Jayapura telah memiliki 14 Kampung Adat. Ke empat belas kampung adat tersebut telah mendapat legitimasi bukan saja dari pemerintah daerah tetapi dari pemerintah pusat juga.

“Kita berharap, perwakilan pemerintah pusat yang akan hadir pada puncak perayaan HUT KMA ke-VI, tanggal 24 Oktober dapat memberikan Surat Keputusan (SK) sebagai wujud pengakuan pemerintah pusat bagi 14 kampung  adat di Kabupaten Jayapura,” pungkasnya.

Dibaca 35 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.