PON XX, Sampah di Venue Jadi Perhatian Serius | Pasific Pos.com

| 15 November, 2019 |

PON XX, Sampah di Venue Jadi Perhatian Serius

Info Papua Penulis  Jumat, 18 Oktober 2019 20:05 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

JAYAPURA,- Pekan Olahaga Nasional (PON) XX Papua dipastikan digelar 20 Oktober hingga 2 November 2020.

Meskipun hari H pelaksanaan PON telah ditetapkan, Pemerintah Provinsi Papua dan Panitia Besar Pekan Olahraga Nasional (PON) XX tahun 2020, tentunya harus bekerja keras menyiapkan berbagai persiapan menyambut ivent olahraga Nasional itu.

Terutama masalah persoalan sampah di masing-masing Venue menjadi perhatian, oleh karena itu, PB PON Papua menyusun program dan kegiatan bidang lingkungan dengan melibatkan dinas terkait yang berlangsung di salah satu hotel di Kotaraja, Kota Jayapura, Jumat (18/10/2019).

Sekretaris Umum PB PON Papya, Elia I Loupatty mengatakan, Koordinator Bidang Dampak Lingkungan akan menangani sampah dan lingkungan hidup. Dimana, tugas mereka ini memang tak ringan, karena menangani tamu yang begitu banyak dan produksi sampah sudah pasti sangat banyak.

“sudah tentu sampah saat pelaksanaan PON akan banyak, bukan saja sampah masyarakat, tapi sampah di venue-venue PON, hotel di jalan-jalan, tempat tempat rekreasi, maka kita harus memastikan bahwa semua sampah di tempat itu harus bersih selama pelaksanaan PON bahkan setelah PON pun bersih,” ujar Elia Loupatty.

Dijelaskan, dalam rapat koordinas ini, perlu ada satu konsep bagaimana kita melatih relawan yang akan bekerja membersikan sampah ini, dengan demikian, akan tercipta suatu pengelolaaan sampah yang lebih modern dan juga harus kita melibatkan masyarakat.

“sampah masyarakat di Kota Jayapura saja kurang lebih 250 ton perhari, dapat dibayangkan saja ditambah sampah PON, maka perlu ada satu manajemen untuk menangani sampah ini,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Koordinator Bidang Lingkungan PB PON XX Papua Ir. Martha Mandosir Msi, babhwa terkait berapa banyak relawan yang akan dilibatkan dalam pengelolaan sampah di 4 Kabupaten/Kota penyelenggara PON, kami akan menghitung secara pasti.

Namun, yang jelas kami akan menghitung berdasarkan jumlah cabang olahraga dikalkulasi dengan jumlah penduduk, supaya kita bisa menghitung berapa volume sampah yang akan dihasilkan perhari selama pelaksanaan PON di Papua.

Menurutnya, sekarnag ini di Kota Jayopura kurang lebih 250 ton perhari walaupun kota Jayapura sudah punya TPA dan Bank Sampah. Tapi masih ada sekitar 60 persen yang belum dikelola.

“Sekarang kalau belum terkelola bagaimana caranya supaya TPA itu bisa dimaksimalkan, tapi juga tak semuanya ke TPA ini yang nanti kita hitung dengan baik, kita cermati supaya kita dapatkan data yang valid untuk pengelolaan sampah terutama pada saat pelaksanaan PON nanti,” katanya.

Dibaca 41 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX