Ratusan Botol Miras Diamankan Polisi | Pasific Pos.com

| 17 November, 2019 |

Ratusan miras yang disita (foto:ist) Ratusan miras yang disita (foto:ist)

Ratusan Botol Miras Diamankan Polisi

Papua Selatan Penulis  Jumat, 18 Oktober 2019 14:28 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

MERAUKE,ARAFURA,-Kapolres Merauke AKBP Bahara Marpaung, SH melalui Kapolsek Kawasan Pelabuhan laut Merauke Iptu Bambang Ir dan petugas dari Polsek Kawasan Pelabuhan laut (KPL) Merauke kembali mengamankan ratusan botol minuman keras jenis vodka dan robinson dari palka kapal di Pelabuhan Yos Sudarso, Kamis (17/10) sekitar pukul 09.30 WIT. Iptu Bambang Irianto mengemukakan bahwa penyitaan ratusan botol miras itu dilakukan setelah petugas mendapat informasi dari masyarakat terkait keberadaan minuman memabukkan itu.

Miras pabrikan itu dikemas dalam karton minyak goreng dan karton air mineral. “Jadi ada vodka ukuran 250 ml, 192 botol dan robinsonwiro ukuran 660 ml, 54 botol,”terang Kapolsek di kantornya. Menurut Kapolsek petugas baru mengamankan satu orang pelakunya sedangkan pelaku yang lain masih diselidiki. Rencananya, miras itu akan dibawa dan dijual ke pedalaman dengan harga yang lebih tinggi.

“Pemilik yang kita amankan baru satu, inisialnya, S. Tapi pemilik vodka sebanyak 48 botol dan robinsonwiro sebanyak 54 botol belum diketahui. Kamin tidak akan berhenti untuk melakukan patroli dan pemeriksaan barang-barang di atas kapal yang baru tiba maupun hendak berangkat dari Pelabuhan Yos Sudarso,”jelasnya. Pasalnya, hal tersebut bukan hal baru lagi karena hampir setiap kali pihaknya memeriksa, pasti ada yang mengirim miras. Sebab untungnya cukup besar jika sampai terjual ke pedalaman. Sementara itu di tempat yang berbeda, Kasubag Humas Polres Merauke, AKP Suhardi mengatakan bahwa pihak Kepolisian Resort Merauke dan jajarannya tidak bosan-bosan melakukan sweping di kapal-kapal, baik kapal putih maupun kapal perintis karena miras sangat berbahaya bagi generasi penerus bangsa ini.

Dibaca 42 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.