Di Expo Waena, Guru Honorer Jadi Korban Pengeroyokan | Pasific Pos.com

| 22 November, 2019 |

Korban saat mendapat perawatan medisKorban saat mendapat perawatan medis Korban saat mendapat perawatan medisKorban saat mendapat perawatan medis

Di Expo Waena, Guru Honorer Jadi Korban Pengeroyokan

Kriminal Penulis  Kamis, 17 Oktober 2019 20:53 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

JAYAPURA - Saiful Anwar (25) warga Jalan Belut Expo Waena, yang kesehariannya sebagai guru honorer di salah satu sekolah di Kota Jayapura, menjadi korban pengeroyokan sekelompok pemuda, Kamis (17/10) pagi.

Kejadian naas yang menahan korban itu terjadi pukul 06.15 WIT, ketika itu dirinya (Korban red) menggunakan sepeda motor Honda Beat melintas di belakang Expo Waena kemudian dihadang lima orang pelaku menggunakan sebuah batu.

Lantaran tidak memberi uang yang diminta, korban langsung di keroyok menggunakan batu serta diseret oleh para pelaku. Atas kejadian itu korban mengalami luka cukup parah di bagian wajah.

Warga sekitar yang mengetahui kejadian itu langsung melaporkan kepada kepolisian terdekat.

Kapolres Jayapura Kota AKBP Gustav R Urbinas melalui Kasubag Humas Iptu Jahja Rumra ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut, dimana dua dari lima orang pelaku berhasil diamankan dan kini telah berada dibalik jeruji besi Mapolsek Abepura.

"Dua pelaku AW (17) dan DM (16) berhasil diamankan setelah Anggota Polsub Sektor Heram yang di Bekap BKO Brimob mendatangi TKP, sementara tiga pelaku lainnya berhasil melarikan diri," ungkap Jahja, Kamis (17/10) malam.

Ironisnya, dua dari lima orang pelaku yang berhasil ditangkap, kata Jahja masih berstatus pelajar.
"Mereka ini masih pelajar, dan saat kejadian mereka (pelaku red) dalam keadaan pengaruh minuman keras," bebernya

Mantan Kanit Reskrim Polsek Jayapura Selatan ini pun menambahkan, tiga orang pelaku yang kini sudah dikantongi identitasnya dalam pengejaran, sementara itu korban pengeroyokan masih mendapatkan perawatan medis.

"Korban sudah membuat laporan Polisi di Polsek Abepura dan kini kasus tersebut telah ditangani," unjarnya.

Dibaca 99 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.