Legislator: Masalah Papua Harus Diselesaikan Bersama | Pasific Pos.com

| 22 November, 2019 |

Tan Wie Long Tan Wie Long

Legislator: Masalah Papua Harus Diselesaikan Bersama

Sosial & Politik Penulis  Kamis, 17 Oktober 2019 00:09 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

 

Jayapura, - Wakil Ketua Komisi I DPR Papua bidang Pemerintahan, Politik, Hukum dan HAM, Tan Wie Long mengatakan, masalah yang terjadi di Papua belakang ini harus diselesaikan secara bersama.

Apalagi kata Tan sapaan akrab Politikus Partai Golkar itu, jika melihat kronologis dari setiap peristiwa sangat menyedihkan. Karena kalau bicara memgenai hak kewenangan negara, polisi dan TNI secara hukum mereka sudah berupaya melindungi setiap warga Indonesia yang ada di Papua.

"Tapi kemudian yang terjadi lagi ada warga nusantara yang ditikam di Wamena, padahal disana sudah banyak aparat keamanan disana, tapi toh aparat kebobolan juga. Ini kita lihat bukan suatu kegagalan tetapi mungkin harus dipikirkan lagi metode penanganan untuk bagaimana menyelesiakan konflik ini bersama-sama dengan melibatkan semua tokoh. Makanya kita harus terbuka saja," kata Tan kepada Wartawan di Kantor DPR Papua, Rabu (16/10/19).

Menurutnya, kini seakan terjadi saling curiga dan masyarakat merasa was-was. Apakah hal-hal seperti ini akan terus kita biarkan, kan tidak. Untuk itu, solusi konkritnya semua harus ada keterbukaan dari semua pihak.

"Kedua, mesti ada niat untuk bagaimana meyelesaikan semua persoalan ini secara menyeluruh. Tetapi yang paling penting itu akar masalah sebenarnya itu yang harus bisa diselesaikan. Jadi ini sebuah tanda tanyak besar, karena rakyat kan lagi menunggu, bagaimana penyelesaian secara menyeluruh ini bisa di laksanakan. Jadi ini yang sangat kita harapkan," ungkpanya.

Selaian itu tandas legislator Papua itu, keterlibatan Pemda juga sangat penting, keterlibatan dari pada unsur-unsur adat dan agama juga sangat penting, Karena unsur-unsur elemen inilah ciri dari tanah Papua ini, dan tidak bisa diabaikan karena harus dilibatkan.

"Jadi kita minta supaya negara dalam hal ini pemerintah pusat, coba melihat ini secara konfrenship, menyeluruh. Jangan sifatnya sepotong-potong. Inilah yang sangat penting yang kita harapkan," imbuhnya.

Untuk itu, ia meminta sesegera mungkin penyelesaian ini harus dilakukan, dengan struktur kedamaian yang tidak lagi ada peristiwa yang merugikan semua pihak

"Apakah itu masyarakat asli Papua, nusantara, dan apakah itu aparat keamanan. Kita tidak mau lagi ada pertumpahan darah dan kita tidak lagi ada peristiwa-peristiwa yang merugikan salah satu pihak. Ini yang kita mau dan kita harus lakukan itu tidak bisa tidak," tandasnya.

Tan Wie Long menambahkan, jika berfikir secara positif, kebeadaan dari pihak Kepolisian dan pihak TNI, itu memang salah satu tujuannya bagaimana memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh warga yang ada di Papua.

"Jadi itu intinya, benar-benar harus memberikan rasa aman. Tetapi konteks dari pada kelanjutan keberadaan TNI/Polri disini itu, mereka harus bisa menyelesaikan semua masalah, tidak bisa hanya sifatnya simultan atau sifatnya hanya sementara dengan kondisi yang seperti ini. Jadi sekali lagi, intinya kita di Papua ini karena sudah berbagai peraitiwa yang terjadi maka keberadaan polisi dan TNI itu diperlukan untuk semua warga megara Indonesia yang ada di Papua. (TIARA)

Dibaca 76 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.