Inpres Baru PON Kembali Dibahas Setelah 37 Cabor Resmi Diumumkan | Pasific Pos.com

| 6 December, 2019 |

Inpres Baru PON Kembali Dibahas Setelah 37 Cabor Resmi Diumumkan

Info Papua Penulis  Rabu, 16 Oktober 2019 13:55 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

JAKARTA,- Pasca penetapan 37 Cabang Olahraga yang akan dipertandingkan/diperlombakan dalam Pekan Olahraga Nasional XX Tahun 2020 di Provinsi Papua resmi ditandatangani Jumat 11 Oktober 2019 di Gedung Negara Papua, pembahasan Rancangan Instruksi Presiden (R-Inpres) baru tentang PON langsung dilakukan, Selasa 15 Oktober 2019.

Kemenpora sebagai koordinator mengundang stakeholders yang terlibat dalam penyiapan R-Inpres untuk melakukan pembahasan agar dapat segera difinalisasi.

Hadir dalam pertemuan ini Deputy Bidang Koordinasi Kebudayaan Kementerian Koordinator PMK, Kementerian Keuangan, Kementerian Sekretariat Negara, Kementerian PUPR, Plt. Kadisorda Provinsi Papua dan Sesmenpora sebagai pimpinan rapat.

Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga, Gatot Dewabroto, menyampaikan pertemuan ini sangat penting untuk segera menyesuaikan dengan Surat Keputusan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) berkaitan dengan 37 Cabor dan lokasi kabupaten tempat pelaksana PON di Papua.

Sesmenpora melanjutkan bahwa hari ini secara drafting telah kita selesaikan.
"Alhamdulillah hari ini kita telah menyelesaikan drafting R-Inpres baru PON XX dan kita tinggal melakukan langkah administrasi untuk pengajuan ke Sekretariat Negara. Mudah-mudahan prosesnya bisa cepat. Kata Gatot.

Alexander Kapisa sebagai Plt Kadisorda yang hadir dalam pertemuan tersebut menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Papua sangat berharap agar R-Inpres ini dapat segera ditetapkan agar pembangunan venue-venue yang diperintahkan dalam Inpres baru ini dapat segera dilaksanakan.

"Dengan ditetapkannya Inpres baru ini tentunya secara legal formal akan menjadi acuan kami dalam menyusun anggaran Tahun 2020. Besar harapan kami sekiranya proses administrasi agar segera sampai ke Presiden tidak perlu panjang lagi karen seccara substansi tidak ada perubahan yang berarti" pungkas Alexander Kapisa

Dibaca 59 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

Trending Topik