Safri Senang Dengan Kemudahan Mobile JKN | Pasific Pos.com

| 17 January, 2020 |

Safri Rahadi Suparto Bersama Staf BPJS Kesehatan (foto:ist) Safri Rahadi Suparto Bersama Staf BPJS Kesehatan (foto:ist)

Safri Senang Dengan Kemudahan Mobile JKN

Papua Selatan Penulis  Selasa, 15 Oktober 2019 12:30 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

MERAUKE,ARAFURA,-BPJS Kesehatan selaku penyelenggara Jaminan kesehatan yang diberikan amanat yang diemban untuk menjalankan Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) telah memperkenalkan inovasi terbaru kepada peserta yang dikenal dengan aplikasi Mobile JKN. Harapannya untuk dapat memberikan kemudahan baik dalam pendaftaran maupun dalam mengecek tagihan pembayaran dan mencari informasi tentang kemudahan-kemudahan pada layanan aplikasi Mobile JKN yang dapat diunduh melalui Playstore. Melalui aplikasi ini peserta maupun calon peserta JKN-KIS pasti akan semakin mudah dan cepat dalam mendapatkan informasi dan pelayanan yang biasanya mereka dapatkan di kantor BPJS Kesehatan yang ada di wilayahnya masing-masing. Salah satunya adalah penggunaan KIS Digital. Aplikasi Mobile JKN ini sebenarnya telah mengakomodir peserta yang sudah terdaftar namun seringkali lupa untuk membawa kartu pada saat berobat.

Safri Rahadi Suparto (40) adalah Aparat Sipil Negara (ASN) dari segmen Pekerja Penerima Upah dari Dinas BAPPENDA Kabupaten Merauke yang ditemui tim Jamkesnews, Rabu (09/10). “Maksud dan tujuannya saya datang ke Kantor BPJS Kesehatan Cabang Merauke yaitu untuk mengganti fasilitas kesehatan dan mencetak kartu baru dari tempat dimana saya terdaftar sebelumnya,” tutur Safri. Pada kesempatan itu juga Safri memberikan apresiasi kepada setiap pegawai BPJS Kesehatan yang sedang bertugas di frontliner.

“Mereka mengedukasi cara penginstalan aplikasi Mobile JKN beserta fitur-fiturnya guna untuk mempermudah peserta dalam memperoleh informasi, mengisi skirining riwayat kesehatan, mengganti fasilitas kesehatan, KIS Digital, serta kemudahan lainnya yang dapat ia peroleh dari aplikasi tersebut,”tambahnya. Safri juga pernah memanfaatkan kartu JKN-KIS untuk berobat di dokter keluarga saat mengalami sakit malaria dan batuk. Untungnya semua biaya untuk pengobatan tersebut tidak dipungut sedikitpun karena semua telah terjamin oleh JKN-KIS, jadi tidak ada iur biaya yang dikeluarkan untuk pembelian obat-obatan saat berobat disana,”ujarnya.

Dibaca 84 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.