128 Warga Toraja dan Pati Minta TNI Fasilitasi Kepulangan ke Daerah Asal | Pasific Pos.com

| 6 December, 2019 |

Sekretaris IKT Saat menyampaikan permintaan Keluarga kepada Pangdam Sekretaris IKT Saat menyampaikan permintaan Keluarga kepada Pangdam

128 Warga Toraja dan Pati Minta TNI Fasilitasi Kepulangan ke Daerah Asal

Lintas Daerah Penulis  Selasa, 08 Oktober 2019 20:30 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Timika, Sebanyak 128 warga yang terdiri dari 119 warga Toraja dan 9 warga Pati yang merupakan pengungsi dari Wamena Kabupaten Jayawijaya dan Ilaga Kabupaten Puncak meminta kepada pihak TNI untuk memfasilitasi kepulangan mereka ke daerah asal. Keluhan tersebut disampaikan saat kunjungan Pangdam XVII/Cendrawasih didampingi Pangkoopsau 3, dan Pangkoarmada 3 di sekretariat IKT, Selasa (8/10).

Sekertatis IKT Kabupaten Mimika Marthen Samma' mengatakan, arus pengungsi yang turun dari Wamena dan Ilaga sudah terjadi sejak tanggal 1 Oktober lalu, yang mana terdapat 65 warga yang telah dipulangkan menggunakan keceplosan milik TNI-AU

"Sejak tanggal 1 Oktober pengungsi khususnya Toraja kami sudah tampung di Tongkonan, ada 65 orang yang sudah diberangkatkan," kata Marthen di posko pengungsian, Selasa (8/10).

Ia juga menambahkan, warga Toraja yang saat ini ditampung sebanyak 119 orang yang terdiri dari 40 orang pengungsi dari Wamena dan 74 orang pengungsi dari Ilaga

"Pengungsi dari Wamena dari orang Toraja yang ada di Tongkrongan ada 40 orang, sedangkan dari Ilaga ada 74 orang, jadi jumlah pengungsi orang Toraja sekitar 119 orang," tambahnya.

Ia berharap dengan adanya kunjungan pihak TNI Polri kiranya bisa memberikan bantuan bagi 119 orang warga pengungsi untuk difasilitasi kepulangannya ke kampung halaman mereka.

"Dengan kehadiran bapak-bapak sekalian untuk melihat pengungsi ini dengan jumlah 119 orang ini kami tidak tahu mau bagaimana, tentunya kami mengharapkan untuk memfasilitasi Penerbangan ke Makasar," harapnya.

Sementara itu Ketua Persatuan Warga Pati Suardi mengatakan, sejak ada arus pengungsian dari Wamena dan Ilaga, sebanyak 80 orang warga Pati yang ditampung oleh PWP Kabupaten Mimika, sebanyak 46 warga telah pulang menggunakan uang pribadi, dan sisanya difasilitasi oleh pihak TNI-AU, sebagian telah diambil oleh keluarganya.

"Dari pertama yang kami terima ada 80 orang tapi sebagian malam itu juga sudah ada yang diambil saudaranya, ada yang beli tiket sendiri 46 dan yang masih ditampung 34 orang," kata Suara, Selasa (8/10).

Gelombang kedua, sebanyak 33 orang warga Pati, sebanyak 24 orang telah dipulangkan,sedangkan tersisa 9 warga yang belum pulang yang rencananya akan dipulangkan., saat ini pihak PWP sedang berkoordinasi dengan pihak TNI-AU untuk memfasilitasi kepulangan warga Pati.

"Kita ada tambahan 33 orang lagi, dan ada yang sudah diambil keluarganya, dan yang tersisa tinggal 9 orang," ungkapnya.

Usai mendengar keluhan warga pengungsi, selanjutnya Pangdam XVII/Cendrawasih, Pangkoopsau 3, Pangkoarmada 3, Danlantamal XI/Merauke dan Wakapolda Papua menyerahkan bantuan. (Ricky).

Dibaca 55 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.