Terkait Pemeliharaan Patok, ‘Badan Pengelola Perbatasan Gandeng Instansi Terkait’ | Pasific Pos.com

| 20 November, 2019 |

Plt. Kepala Badan Pengelola Perbatasan Daerah, Rekianus D.Samkakai bersama tim saat melakukan pengecekan tugu (foto:ist) Plt. Kepala Badan Pengelola Perbatasan Daerah, Rekianus D.Samkakai bersama tim saat melakukan pengecekan tugu (foto:ist)

Terkait Pemeliharaan Patok, ‘Badan Pengelola Perbatasan Gandeng Instansi Terkait’

Papua Selatan Penulis  Selasa, 08 Oktober 2019 15:07 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

MERAUKE,ARAFURA,-Badan Pengelola Perbatasan Daerah Kabupaten Merauke beberapa waktu lalu melakukan pengecekan tugu dan patok di perbatasan negara yang merupakan agenda rutin sesuai dengan DPA terkait dengan upaya pemeliharaan. Untuk wilayah Sota, pemeliharaan sudah dilakukan sebelum Agustus lalu, tepatnya sebelum peringatan HUT Kemerdekaan RI dan sekarang tugu yang ada sudah terlihat lebih bagus.

“Terkait beberapa titik patok perbatasan yang ada di wilayah perbatasan maka Badan Pengelola Perbatasan Daerah khususnya bidang koordinasi pelaksanaan bersama anggota tim yang meliputi Bea Cukai, Imigrasi, Polsek, Koramil dan Satgas Pamtas secara bersama melakukan patroli patok sekaligus pengecetan,”jelas Rekianus kepada wartawan di ruang kerjanya belum lama ini. Lebih lanjut ia mengungkapkan, untuk pemeliharaan dan patroli tahun ini melibatkan semua unsur yang ada di wilayah perbatasan. Masyarakat setempat juga mengharapkan adanya perhatian dari Pemda terkait dengan beberapa hal penting lainnya yang turut disampaikan kepada pihaknya.

Sebagai SKPD yang menangani wilayah perbatasan maka pihaknya wajib melakukan koordinasi dan menginformasikan kepada instansi terkait lainnya tentang aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat tersebut. Salah satu contoh masyarakat yang bermukim di wilayah Yakyu yang sangat membutuhkan satu tempat untuk pelayanan Posyandu sehingga hal ini akan disampaikan kepada Dinas Kesehatan.

Selain itu terkait dengan perumahan maka tahun lalu memang telah dibangun tujuh unit rumah bantuan namun masyarakat masih membutuhkan rumah lagi. Untuk itu pihaknya akan menyampaikan hal tersebut kepada dinas yang menangani soal perumahan. “Saya pikir ini membutuhkan perhatian bersama dari dinas terkait dan kami berkewajiban menginformasikan hal ini untuk menjadi perhatian bersama,”jelasnya.

Dibaca 61 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.