Pekan Depan, KONI Pusat Umumkan SK Cabor PON di Jayapura | Pasific Pos.com

| 20 October, 2019 |

Alex Kapisa Alex Kapisa

Pekan Depan, KONI Pusat Umumkan SK Cabor PON di Jayapura

Olahraga Penulis  Senin, 07 Oktober 2019 19:59 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Jayapura,- Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) bersama Gubernur Papua Lukas Enembe, akan mengumumkan Surat Keputusan (SK) cabang olahraga yang dipertandingkan pada Pekan Olahraga Nasional (PON) ke XX tahun 2020.

PON dipastikan tetap digelar di Papua, namun hingga saat ini cabang olahraga yang akan dipertandingkan masih digodok. Kondisi ini memicu kegelisahan dari induk cabang olahraga dan KONI pasalnya muncul usulan pemangkasan jumlah dari 47 menjadi 37 cabang olahraga.

Plt Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda Papua, Alex Kapisa yang dikonfirmasi, Senin (7/10/2019) menyatakan bahwa dari sisi pembahasan cabang olahraga antara pemerintah Provinsi Papua dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga maupun KONI Pusat terkait dengan cabang olahraga sudah tuntas.

"Kalau masalah surat keputusan (SK) cabang olahraga, nanti KONI Pusat yang keluarkan," ujarnya.

Menurutnya, dari rapat finalisasi terhadap cabang olahraga PON XX 2020, sudah diputuskan bahwa PON di Papua hanya mempertandingkan 37 cabang olahraga.

"Kita tunggu saja pekan depan KONI Pusat akan berkunjung ke Jayapura dan akan umumkan 37 cabang olahraga tersebut bersama bapak Gubernur yang juga selaku ketua umum KONI dan PB PON Papua," ujarnya.

Sebelumnya, Sekretaris Umum KONI Papua, Kenius Kogoya kepada wartawan usai memimpin upucara pembukaan gelombang III Character Building dan Achievement Motivation Training (AMT), di Rindam XVII Cenderawasih, Sentani, Kabupaten Jayapura, beberapa waktu lalu, mengatakan bahwa tak hanya pengurangan cabor dari jumlah sebelumnya, namun kluster penyelenggara pun juga dikurangi.

Jika sebelumnya menggunakan 5 kluster penyelenggara dan 4 kluster penyangga, diubah menjadi 3 kluster penyelenggara (Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura dan Mimika) dan kluster peyangga di kabupaten Merauke.

Sementara untuk nomor-nomor masing 37 Cabor, diucapkan Kenius, tak ada perubahan, tetap mengacu pada SK sebelumnya.

“Untuk nomor kemungkinan yang dikurangi hanya di cabor Dayung, yakni nomor canoe slalom, namun jika dalam Inpres perubahan bisa membangun saranya seperti kolam, maka membangun venue itu membutuhkan biaya besar lagi,” tandasnya.

Dibaca 127 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX