Sekolah Di Wamena Aktif Kembali Belajar | Pasific Pos.com

| 20 October, 2019 |

tampak siswa dan guru membersihkan halaman sekolah . (foto :Pendam XVII/Cenderawasih) tampak siswa dan guru membersihkan halaman sekolah . (foto :Pendam XVII/Cenderawasih)

Sekolah Di Wamena Aktif Kembali Belajar

Pendidikan & Kesehatan Penulis  Senin, 07 Oktober 2019 12:42 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

 

Wamena, - Proses belajar mengajar (PBM) paska kerusuhan di Wamena mulai berlangsung pagi ini Senin (7/10).

Berbagai sekolah mulai dari SD hingga SMA/SMK tampak mulai dipadati oleh para siswanya. Namun hari pertama ini para siswa dan guru tampak membersihkan kelas kelas dan halaman sekolah.

Sementara itu sejak hari Jumat (4/10) pekan lalu aparat TNI dan Polri beserta masyarakat membersihkan sekolah sekolah yang terdampak kerusuhan.

Bupati Jayawijaya, Jhon R. Banua kepada wartawan mengatakan bahwa pembersihan sekolah dan perbaikan sekolah dilaksanakan secara cepat. "Saya sudah perintahkan kontraktor Dan tukang untuk memperbaiki kaca kaca yang pecah dan beberapa kerusakan lainnya. Sehingga hari Senin para siswa sudah dapat masuk sekolah, " ujar Bupati Sabtu (5/10)

Dikatakannya pula, diharapkan para guru guru dapat segera melaksanakan tugas sebagaimana mustinya.

Sementara itu Kepala SMP N 1 Wamena, Yemima Kopeuw mengatakan bahwa mulai hari Senin ini siswa dan guru mulai masuk sekolah. "Mereka hari ini melakukan pembersihan sekolah. Ini merupakan salah satu trauma healing yang dilaksanakan Paska kerusuhan 23 Agustus lalu, " ujar Yemima.

Trauma healing rencananya akan dilaksanakan pada Selasa 8 Oktober 2019 mendatang. "Selasa mungkin trauma healing akan kami lakukan di sekolah," imbuhnya. []

Sementara itu informasi dari Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Jayawijaya, Bambang Budiandoyo saat dikonfirmasi melalui telephon selulernya membenarkan info sebanyak 248 guru mengungsi.

"Data yang kami miliki ada 426 guru di Wamena, namun sebanyak 248 tenaga guru telah mengungsi ke luar Wamena akibat dari kerusuhan. Sementara 198 orang guru masih bertahan di sini (Wamena)," kata Bambang.

Dibaca 52 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.