Atlet NPC Papua Menuju Jakarta | Pasific Pos.com

| 20 October, 2019 |

Atlet NPC Papua Menuju Jakarta

Olahraga Penulis  Senin, 07 Oktober 2019 12:28 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Jayapura,- Sebanyak 20 atlet dan official yang akan berlaga pada perhelatan Pekan Paralympic Pelajar Nasional (Peparpenas) IX Tahun 2019 berlangsung di Jakarta pada awal November dengan mempertandingkan 6 cabang olahraga secara resmi dilepas oleh Ketua Umum National Paralympic Nasional (NPC) Papua H. Jaya Kusuma, Sabtu (05/10/2019) disalah satu hotel Kota Jayapura.

“Jadi yang sudah berangkat kita dahulukan itu cabang olahraga renang dan atletik, itu ada 16 atlet. Mereka kita berangkatkan lebih dulu untuk lebih focus dalam menjalani latihan terpusat, atletik di Bekasi, Stadion Wibawa Mukti dan renang di Jakarta kepala gading, dimana kedua tempat ini digunakan Asean Paragames tahun lalu,” kata H. Jaya Kusuma kepada wartawan.

Keberangkatan atlet lebih awal menuju ibukota negara karena minimnya tempat berlatih yang tidak memadai dan standart di Papua.

Selain itu, situasi keamanan Papua juga menjadi factor utama, sehingga NPC Papua mengambil inisiatif untuk memberangkatkan para atletnya.

“keamanan di Papua dan juga tempat berlatih mereka kurang memadai, sehingga ditakutkan tidak focus berlatih, jadi kita kirim mereka sebelum event Peparpenas ini," katanya.

Jaya Kusuma yang juga menjabat Kadistrik Jayapura Selatan ini menambahkan, untuk
Cabang Olahraga Bociah, Catur, Tenis Meja Kursi Roda, dan Bulu Tangkis tidak menggunakan venue yang terlalu besar jadi tetap jalani TC di Papua.

Lanjutnya, selain Peparpenas, ada event disabilitas yakni Kejuaraan Nasional di Solo Jawa Tengah, yang mana ini juga akan menjadi test event bagi mereka, jika berpotensi meraih medali. Apalagi pihaknya juga telah mengirimkan 10 atlet senior untuk berlaga.

“Kalau mereka berpotensi raih medali bisa atlet Peparpenas kita ikutkan, tergantung penilaian dari para pelatih. Namun disini kita Papua tetap focus pada event pelajar, sebab kita optimis meraih medali disana, sehingga diharapkan 6 cabor ini bisa berlatih dengan serius untuk mempertahankan peringkat 5 se-Indonesia waktu di Solo, bila perlu kita harus lebih dari prestasi sebelumnya,” harapnya.

Sementara itu, Kabid Sarana dan Prasarana Dinas Olahraga dan Pemuda (Disorda) Papua Tery Wanena mengatakan bahwa sisa waktu pelaksanaan Peparpenas, penyesuaian venue harus dilakukan secepatnya agar para atlet bisa lebih focus berlatih meraih prestasi gemilang.

“Nanti cabor lainnya menyusul di awal November seperti Catur, Bulu Tangkis, Bociah dan Tenis Meja Kursi Roda. Mereka sudah laksanakan TC 3 bulan lebih, sisa waktu singkat ini mereka perlu penyesuaian venue maupun peralatan bertanding, biar mereka lebih konsen dan focus berlatih,” jelasnya.

Diharapkan para atlet yang turun di Peparpenas 2019, bisa meningkatkan prestasi sebelumnya minimal target 3 besar se-Indonesia.

“Dengan sisa waktu 4 minggu itu kita berangkatkan cabor renang dan atletik karena di sini juga minim tempat latihan maupun dua cabor ini andalan kita Papua raih medali sebanyak-banyaknya, karena peluang raih emas di cabor ini, apalagi tiap event disabillitas mereka selalu ikut dan punya potensi sekali,” tutupnya

Dibaca 53 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.