Pelaku Kerusuhan Wamena Bukan Masyarakat Tapi Kelompok | Pasific Pos.com

| 20 October, 2019 |

Kapolda Papua, Irjen Pol. Drs. Paulus Waterpauw Kapolda Papua, Irjen Pol. Drs. Paulus Waterpauw

Pelaku Kerusuhan Wamena Bukan Masyarakat Tapi Kelompok

Headline Penulis  Kamis, 03 Oktober 2019 20:41 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

SENTANI – Pelaku kerusuhan di Wamena yang berakibat jatuhnya korban jiwa, hilangnya harta benda dan rusaknya berbagai fasilitas publik adalah murni ulah kelompok bukan masyarakat.

Demikian ditegaskan Kapolda Papua, Irjen.Pol.Drs, Paulus Waterpauw saat mengunjungi korban kasus tragedi kemanusian Wamena yang mengungsi di pengungsian Rindan XVII/Cenderawasih, Kamis (3/10) pagi.

Menurutnya, berdasarkan pengamatan lapangan dan bukti-bukti awal yang dimiliki pihak kepolisian menyabutkan bahwa pelaku adalah kelompok bukan masyarakat.

Untuk itu, dirinya mengharapkan supaya semua pihak terutama masyarakat nusantara agar tidak melakukan aksi-aksi atau upaya-upaya yang berpotensi menimbulkan masalah baru.

“Berikanlah kepercayaan kepada kami pihak kepolisian untuk mengusut sampai tuntas tetang siapa kelompok yang menjadi pelaku dalam aksi kerusuhan Wamena,” tandasnya.

Kapolda menerangkan, kelompok yang terlibat aksi adalah kelompok yang selalu ada dan berusaha mengganggu keamanan di daerah ini dengan sejumlah idiologi dan paham yang menentang bangsa dan negara.

Dirinya menegaskan, kedepan kelompok-kelompok yang sering melakukan aksi-aksi brutal akan ditindak secara tegas, sehingga tidak ada lagi gangguang keamanan di daerah ini.

Ditambahkan, pihaknya berkomitmen untuk mengejar dan menangkap semua pelaku kerusuhan. Tidak ada ruang bagi kelompok pengacau kemananan di Wamena, semua akan ditangkap dan diadili berdasarkan ketentukan hukum yang berlaku.

“Kami akan memberikan rasa aman, tentram dan tertib bagi semua masyarakat yang berada di Wamena. Sebab itu, warga di Wamena kami minta untuk tidak mengungsi serta kembali menjalakan aktivitas sehari-hari seperti biasanya,” pungkasnya.

Dibaca 97 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.