Jumlah Pungungsi dari Wamena Capai 3213 Orang | Pasific Pos.com

| 19 January, 2020 |

Danlanud Silas Papare, Marsma TNI Ir. Tri Bowo Budi Santoso saat memantau kondisi pengungsi di tempat penampung pengungsi Aula Megantara Lanud Silas Papare. Danlanud Silas Papare, Marsma TNI Ir. Tri Bowo Budi Santoso saat memantau kondisi pengungsi di tempat penampung pengungsi Aula Megantara Lanud Silas Papare.

Jumlah Pungungsi dari Wamena Capai 3213 Orang

Kabupaten Jayapura Penulis  Senin, 30 September 2019 02:53 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

SENTANI - Lanud Silas Papare mencatat sampai hari ini Minggu 29 September 2019, jumlah pengungsi yang telah tiba di Kabupaten Jayapura mencapai 3213 orang.

"Dari catatan kita, jumlah pengungsi yang telah tiba di Bandara Sentani Kabupaten Jayapura mencapai 3213 orang. Terdiri dari 2570 orang dewasa, 442 anak-anak dan 199 balita,"terang Danlanud Silas Papare, Marsma TNI Ir. Tri Bowo Budi Santoso melalui Pers reales yang dikirim Kepala Penerangan dan Perpustakaan Lanud Silas Papare, Mayor Sus Rindar Noor A, Minggu (29/9) malam.

Jumlah pengungsi kemungkinan bakal bertambah mengingat masih banyak masyarakat yang ingin pulang ke daerah asalnya akibat situasi yang sampai saat di Wamena belum benar-benar Kondusif.

Namun, Lanud Silas Papare selaku pasukan udara di bumi Cendrawasih akan selalu siap membantu evakuasi para pengungsi dari Wamena ke Sentani.

"Tapi yang kita utamakan adalah korban luka parah, perempuan dan anak-anak. Sedangkan untuk laki-laki kita tunda dulu keberangkatannya setelah semua perempuan dan anak-anak kita evakuasi ke Sentani,"jelasnya.

Sampai berita ini dinaikan, Lanud Silas Papare terus memantau dan mencatat jumlah pengungsi yang di evakuasi dari Wamena ke Sentani.

Diketahui, ribuan pengungsi ini adalah warga non Papua yang merupakan korban dari tragedi kerusuhan di Wamena pada 23 September lalu.

Mereka mimilih mengungsi karena situasi di Kabupaten Jayawaijaya (Wamena) belum kondusif.

Dibaca 100 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

Trending Topik