Besok Tim Dinsos Papua Akan ke Wamena Lihat Kondisi Pengungsi | Pasific Pos.com

| 21 November, 2019 |

Kepala Dinas Sosial Pemukiman dan Catatan Sipil, Ribka Haluk Kepala Dinas Sosial Pemukiman dan Catatan Sipil, Ribka Haluk

Besok Tim Dinsos Papua Akan ke Wamena Lihat Kondisi Pengungsi

Info Papua Penulis  Selasa, 24 September 2019 21:45 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

JAYAPURA – Gubernur Lukas Enembe telah memerintahkan Dinas Sosial Kependudukkan dan Catatan Sipil Provinsi Papua untuk segera membantu penanganan mengatasi konflik sosial di Wamena. Paska insiden anarkhis yang terjadi Senin kemarin (23/9/2019).

“Intinya gubernur sudah perintahkan,”kata Kepala Dinas Sosial Pemukiman dan Catatan Sipil Ribka Haluk yang dihubungi melalui telphon selullernya.

Secara rinci dijelaskannya sejak hari Senin kemarin paska insiden rusuh Wamena. Dirinya sudah berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kab. Jayawijaya di Wamena untuk penanganan ribuan warga yang saat ini mengungsi di Kodim 1702/Jayawijaya dan Mapolres Jayawijaya di Kota Wamena.

“Memang untuk kemarin situasi disana mencekam karena akses terputus, sehingga kami tidak bisa buat apa – apa. Jadi kami baru bisa berkoordinasi besok (Rabu,25 September 2019-red) saya akan pimpin langsung bersama tim turun ke Wamena,” ujarnya.

Diakuinya Tim Dinsos Papua baru dapat turun ke Wamena besok dikarenakan akses udara pesawat sangat susah untuk tembus ke Kota Wamena.

“Kami baru bisa dapat bookingan tiket untuk turun kesana besok. Karena teman - teman di Wamena belum bisa buat apa – apa. Jadi kami akan turun langsung,”jelasnya.

Selain itu juga dirinya sudah melakukan koordinasi bersama Dandim 1702/Jayawijaya Letkol Inf Chandra Dianto mengenai kebutuhan pengungsi. “Nanti sampai disana, baru kami akan lakukan tindakan. Saat ini yang bisa kami lakukan yakni tanggap darurat,”ucapnya.

Untuk itu langkah pertama pihaknya akan membawa bantuan beras terlebih dahulu. Pasalnya dirinya sendiri belum mengetahui persis kondisi realnya seperti apa.

“Mungkin besok kami hanya bawa bantuan beras dululah. Karena kita sendiri belum tau kondisi real nya. Dari sana kita akan tau sementara dorong beras cadangan pemerintah. Tetapi besarannya kami belum bisa pastikan karena Dolog Wamena juga alami gangguan,”ungkapnya.

Namun seperti biasanya setiap kabupaten punya cadangan beras pemerintah (CDP). “Kami mau dorong 100 ton dulu. Tetapi kita tidak langsung diguyur semua. Karena belum ada data. Tetapi untuk mekanisme nya dari provinsi,”terangnya lagi.

Dibaca 110 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.