Warinussy Minta Boy Baransano Buka Mulut Terkait Kejadian Pembakaran Bendera | Pasific Pos.com

| 18 October, 2019 |

Warinussy Minta Boy Baransano Buka Mulut Terkait Kejadian Pembakaran Bendera

Papua Barat Penulis  Senin, 23 September 2019 13:43 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Manokwari, TP - Direktur Eksekutif LP3BH Manokwari, Yan C. Warinusy, SH, meminta, tersangka, Boy Baransano, untuk buka mulut mengenai kejadian pembakaran Bendera Merah Putih yang terjadi dalam kerusuhan di Manokwari, Senin (19/9) lalu.

“Saya minta tersangka, Boy Baransano agar jujur menjelaskan apakah tindakan dia yang diduga menyuruh membakar bendera merah putih itu dilakukan atas inisatifnya sendiri?, atau ada orang lain yang menyuruh melakukannya tindakan itu,” jelas Warinussy dalam press realese yang diterima Tabura Pos, semalam.

Menurut dia, bagaimana mungkin kejadian seperti laporan yang dia terima, bahwa ada seorang oknum wartawati perempuan dan oknum wartawan yang berada saat kejadian pembakaran dan dengan tenang meliput peristiwa hukum tersebut.

Dirinya mengungkapkan, kedua oknum  tersebut  mungkin sudah dimintai keterangan oleh penyidik gabungan Polres Manokwari dan Polda Papua Barat.

Meski demikian, dirinya mengapresiasi langkah Kapolda Papua Barat dan Kapolres Manokwari dalam melakukan penegakan hukum pasca demo damai berujung kerusuhan di Manokwari Papua Barat beberapa waktu lalu.

Salah satunya dengan menangkap dan menahan serta malakukan proses hukum terhadap 2 tersangka dengan tuduhan pembakaran Bendera Nasional Indonesia, Sang Saka Merah Putih, dalam aksi kerusuhan itu.

Secara hukum, lanjut dia, perbuatan para tersangka pembakar Bendera Merah-Putih diatur dan diancam dalam Pasal 24 dan Pasal 66 UU RI No. 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa dan Lambang Negara. Namun, konteks hak para tersangka sebagaimana diatur pula dalam Pasal 54, Pasal 55 dan Pasal 56 UU RI No. 8 Tahun 1981 tentang Hukum Acara Pidana. [BOM] 

Dibaca 52 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX