WVI Bersama Pemerintah Terus Bangun Merauke | Pasific Pos.com

| 14 October, 2019 |

Sekda saat menerima plakat dari WVI (foto:iis) Sekda saat menerima plakat dari WVI (foto:iis)

WVI Bersama Pemerintah Terus Bangun Merauke

Papua Selatan Penulis  Sabtu, 21 September 2019 13:01 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

MERAUKE,ARAFURA,-Wahana Visi Indonesia telah hadir dan melakukan program pengembangan berkelanjutan berbasis masyarakat selama 20 tahun di Merauke sejak kedatangannya pertama kali di tahun 1999. Sebagai yayasan kemanusiaan fokus anak, WVI telah mendampingi puluhan ribu anak di Merauke. WVI bersama masyarakat dan pemerintah bekerja bersama untuk terus membangun Merauke di bidang pendidikan dan kesehatan. Selama 20 tahun pendampingan WVI menjangkau masyarakat di 21 desa pada empat distrik, yakni: Merauke (11 desa), Semangga (4), Naukenjeray (3), Malind (3) dengan fokus pada kesehatan, pendidikan, prasarana dasar, pengorganisasian masyarakat.

“Kami mendapatkan pendampingan dan pelatihan guru dari WVI, tentang MBS (Manajemen Berbasis Sekolah). Kami para guru belajar bagaimana agar anak-anak tidak takut datang ke sekolah. Ruang kelas kami tata sebaik dan seindah mungkin. Anak-anak duduk tidak depan-belakang lagi, tetapi melingkar. Jadi anak-anak belajar seperti sambil bermain saja. Anak-anak senang, gembira, dan mereka memberi perhatian pada apa yang dipelajari. Mereka juga aktif mencari sendiri. Anak-anak senang sekali, karena mereka bebas berekspresi. Sampai sekarang sistem ini masih saya pakai di kelas,” ujar Diana Samderubun, Kepala Sekolah SD Santa Theresia Kumbe yang mendapatkan dampingan dari WVI sejak tahun 2005.

Sementara itu Irene Marbun, Direktur Operasional WVI mengatakan, “Wahana Visi Indonesia sungguh bersyukur untuk 20 tahun WVI di Merauke. WVI selalu memegang kredo: Mulai dari apa yang mereka miliki! Karena itu kearifan lokal warga Papua dinilai sebagai potensi yang bisa digerakkan untuk maju. Potensi-potensi inilah yang didorong oleh WVI agar terjadi transformasi menuju perubahan yang lebih baik. Terima kasih untuk semua mitra WVI di Merauke mulai dari pemerintah daerah, masyarakat, keluarga dan anak anak yang selama ini bergandengan tangan dengan WVI. WVI berharap setelah ini, Merauke akan terus maju dan semakin bertransformasi untuk kehidupan anak utuh sepenuhnya,”ujarnya.

WVI secara resmi mulai masuk di Papua sejak 1996 dengan melakukan program pengembangan di Pantai Kasuari, menyusul Boven Digoel dan kemudian Maro untuk wilayah Merauke pada tahun 1999. Dalam perjalanannya, WVI melihat tiga aspek yang perlu ditingkatkan dalam konteks masyarakat di wilayah Merauke, yaitu kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), standar pendidikan dan kualitas kesehatan disertai dengan tindakan pencegahan HIV AIDS. Melalui metode pengembangan wilayah jangka panjang yaitu program berkelanjutan 10-15 tahun WVI melibatkan setiap elemen masyarakat dalam meningkatkan 3 aspek utama dalam kehidupan mereka yaitu pendidikan dan kesehatan.

Metode ini terus dilakukan guna mendorong kemandirian masyarakat dan meningkatkan partisipasi pemerintah serta masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan dan kehidupan bersama guna mewujudkan kehidupan anak yang lebih utuh. Di bidang pendidikan, intervensi dilakukan dengan mempersiapkan kebutuhan pendidikan anak dan memperbaiki institusi pendidikan. Kebutuhan pendidikan dalam hal ini adalah mulai dari menyiapkan alat tulis, seragam, peralatan olahraga, lapangan, ruang kelas yang menarik hingga pelatihan guru-guru. Anak-anak usia sekolah harus disiapkan untuk menjadi generasi penerus yang cerdas dan sehat melalui sejumlah program pengembangan.

Dibaca 46 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.