Kaum Muda Apresiasi Pengurangan Sampah Plastik | Pasific Pos.com

| 28 January, 2020 |

Franky Wohel dan Susana F.M.Kandaimu Yang mengapresiasi penggunaan tas non plastik (foto:ist) Franky Wohel dan Susana F.M.Kandaimu Yang mengapresiasi penggunaan tas non plastik (foto:ist)

Kaum Muda Apresiasi Pengurangan Sampah Plastik

Papua Selatan Penulis  Jumat, 20 September 2019 01:44 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

MERAUKE,ARAFURA,-Program Pemda Merauke dalam rangka mengurangi sampah plastik di daerah ini beberapa waktu lalu resmi dilaunching dan disambut positif oleh banyak pihak. Pasalnya, hal tersebut menunjukkan keseriusan dari pemerintah setempat untuk dapat membuat Kota Merauke senantiasa indah dan bersih serta menumbuhkan kesadaran warga untuk cinta lingkungan. Respon positif juga ditunjukkan oleh kalangan muda Kota Rusa yang sangat mendukung kebijakan pemerintah ini.

Salah satunya tanggapan positif yang diungkapkan Presidium Pendidikan dan Kaderisasi Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Santo Fransiskus Saxerius Cabang Merauke, Susana F.M.Kandaimu. menurut cewek yang selalu tampil modis ini, sampah plastik memang harus dikurangi dan masyarakat dapat beralih menggunakan kantong-kantong belanja yang ramah lingkungan dan membiasakan diri untuk membawa kantong plastik sendiri ke manapun kita pergi. “Saya melihat sampah plastik di daerah ini cukup banyak. Oleh sebab itu kita harus mendukung upaya pemerintah ini. Saya menghimbau rekan-rekan pemuda lainnya untuk terlibat dan aktif menjaga kebersihan lingkungan khususnya di wilayah Kota Merauke.

Tentunya tidak hanya komitmen dan niat yang dibutuhkan tetapi harus ada tindakan-tindakan nyata sehingga dapat mengurangi sampah plastik yang ada di Merauke,”jelasnya Susana yang juga menjadi relawan salah satu komunitas ini saat ditemui ARAFURA News di Kantor Bupati Senin lalu. Hal senada juga diungkapkan oleh Franky Wohel, anak muda yang juga berprofesi sebagai penyiar di RRI Merauke kepada ARAFURA News via telepon selulernya kemarin.
Menurutnya, pengurangan sampah plastik akan berdampak positif terhadap lingkungan ke depan, terlebih lagi sudah menjadi komitmen pemerintah pusat dan daerah. Untuk itu sebagai warga yang baik tentu harus mematuhi apa yang menjadi ketetapan pemerintah. “Sebenarnya hal ini tidak berat, yang penting kita mencoba saja dulu. Apalagi program ini juga dilakukan secara bertahap dan kita bisa memulai dengan tidak menggunakan tas plastik,”jelasnya.

Warga dapat mengubah minset yang ada sebagai langkah awal dengan lebih mencintai lingkungan. Setidaknya kita sudah memulai dan tentunya akan menjadi sebuah kebanggaan tersendiri karena kita merupakan orang-orang yang sudah mempunyai kesadaran lingkungan. Hal ini menunjukkan bahwa kita juga mampu untuk melakukan itu dan dirinyapun sudah mulai menerapkan hal ini dalam kehidupan sehari-hari. Bahkan Franky sudah menggunakan tas non plastik sejak tahun lalu dan ia mengakui lebih nyaman dengan tas yang ramah lingkungan.

Dibaca 141 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.